MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Siapa tidak mengenal kue manco? Kudapan khas buatan warga Desa Tambakmas, Kecamatan Kebonsari ini sudah dikenal sebagai oleh-oleh asli Kabupaten Madiun. Setiap tahunnya, warga desa setempat menggelar Festival Manco Madiun untuk menandai keberadaan kue yang sudah dipatenkan melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).
‘’Festival Manco 2023 ini beda, karena kuenya kami kirab dan di-bruncah,’’ ujar Kades Tambakmas Sugeng Wibowo, kemarin (3/9).
Warga Tambakmas membuat 50 ribu kue manco yang disusun menjadi 455 tumpeng atau gunungan yang sesuai dengan usia Kabupaten Madiun. Lalu, gunungan tersebut dikirab keliling desa sejak Sabtu (2/9) lalu.
Bahkan pemerintah desa setempat mendatangkan tim Museum Rekor Indonesia (Muri) untuk mencatat banyaknya manco yang dibuat gunungan dan dikirab.
‘’Masuk rekor Muri ke 11.202. Kami mencatat karya dan karsa sajian kue manco terbanyak, yang mana kue manco ini makanan khas Kabupaten Madiun yang sentranya di Dusun Grogol, Desa Tambakmas,’’ terang Muri Representative Sri Widayati.
Selepas tercatat dalam Muri, gunungan manco yang merupakan produk UMKM setempat itu pun dibruncah. Ratusan warga berebut kue manco. Mereka bersama-sama menikmati sajian kue yang dipenuhi dengan wijen dengan rasa manis yang legit. ‘’Kuenya ini kami buat sendiri, karena memang sentranya manco di sini. Senang bisa memeriahkan kegiatan seperti ini,” ungkap salah seorang peserta kirab manco Sri Winarti. (ryu/aan)
Editor : Mizan Ahsani