Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Ribuan Warga Madiun Nikmati Caruban Fun Dalu, Transaksi Tahun Baru Capai Ratusan Juta dalam Semalam!

Mizan Ahsani • Selasa, 2 Januari 2024 | 21:00 WIB
SEMARAK: Ribuan warga Kabupaten Madiun memadati Alun-Alun Reksogati, Caruban menyemarakan Caruban Fun Dalu dalam rangka perayaan Tahun Baru 2024, Minggu (31/12). (R. BAGUS RAHADI/RADAR CARUBAN)
SEMARAK: Ribuan warga Kabupaten Madiun memadati Alun-Alun Reksogati, Caruban menyemarakan Caruban Fun Dalu dalam rangka perayaan Tahun Baru 2024, Minggu (31/12). (R. BAGUS RAHADI/RADAR CARUBAN)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Seperti halnya di daerah lain, pesta kembang api juga mewarnai pergantian tahun 2023 ke 2024 di Kabupaten Madiun.

Terlihat warga berbondong-bondong memadati Alun-Alun Reksogati sejak Minggu (31/12) malam hingga Senin (1/1) dini hari.

‘’Sejak pukul 17.00, seputaran Jalan MT. Haryono sudah ditutup untuk perayaan pergantian tahun. Kisaran 5 ribu hingga 10 ribu warga memadati alun-alun,’’ ujar Ketua Caruban Fun Day (CFD) Fuhham Rosihul Ilmi.

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, pergantian tahun ini tidak ada acara resmi dari pemerintah daerah.

Pihak CFD pun menggagas acara Caruban Fun Dalu, artinya Caruban bergembira di waktu malam menyongsong Tahun Baru 2024.

‘’Kami ajak masyarakat Kabupaten Madiun untuk berbelanja atau kulineran, lalu ada hiburan berupa penampilan live music, pertunjukan tari tradisional, hingga pesta kembang api,’’ katanya.

Menurutnya, ribuan pengunjung berasal dari sejumlah wilayah di Kabupaten Madiun. Seperti Balerejo, Pilangkenceng, Saradan, Mejayan, Gemarang dan Wonoasri.

Sedangkan pedagang kaki lima (PKL) yang terlibat mencapai 300 pedagang dan UMKM.

“Alhamdulillah dagangan meraka hampir habis semua, untuk perputaran uang sendiri semalam itu bisa mencapai Rp 200 juta lebih,” ungkapnya.

“Inilah tujuan kami mengadakan kegiatan tersebut, kendati panitia tidak ada upah tertentu, namun melihat pedagang senang bisa laku semua, kami ikut senang dan terharu,” lanjut Ilmi.

Sementara itu, lebih dari 10 personel disiagakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun saat perayaan pergantian tahun di kawasan alun-alun.

Personel tim reaksi cepat (TRC) tersebut mengintervensi sampah. Terutama sampah yang dihasilkan masyarakat sesegara mungkin ditangani.

‘’Sesuai pengalaman yang sudah-sudah produksi sampah meningkat,’’ ungkap Kepala DLH Kabupaten Madiun Muhammad Zahrowi.

Jumlah tumpukan sampah tersebut dimungkinan bertambah. Pihaknya pun telah melakukan sosialisasi dan edukasi.

Masyarakat yang merayakan pergantian tahun hingga PKL diminta mengurangi produksi sampah. ‘’Penambahan personel disesuaikan dengan kebutuhan,’’ bebernya.

Meski lonjakan sampah terasa hingga TPA Kaliabu. Menurutnya tidak ada perlakukan khusus di titik jujugan sampah se-Kabupaten Madiun itu.

Tidak penambahan personel. Pengelolaan sampah di TPA Kaliabu cukup dengan personel yang ada. ‘’Memang kondisi penuh tetapi tidak ada masalah,’’ tuturnya. (ryu/odi/aan)

Editor : Mizan Ahsani
#tahun baru #caruban #madiun #mejayan