MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Capaian Sub PIN Polio di Kabupaten Madiun memuaskan, meski baru di putaran pertama.
Pelaksanaan imunisasi polio selama tujuh hari mulai 15-21 Januari sudah mencapai 99,6 persen. Dengan kata lain, sebanyak 65.659 anak usia 0-7 tahun sudah mengikuti program nasional ini.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun Selly Fitriani mengakui masih ada 0,4 persen atau 7.948 anak yang belum dapat imunisasi polio.
Mereka tidak bisa mengikuti imunisasi karena mengalami demam atau batuk pilek ‘’Sehingga pemberian vaksin polionya ditunda,’’ bebernya.
Sampai kapan penundaan? Selly belum bisa memastikan. Selama lima hari ke depan, pihaknya bakal melakukan sweeping persiapan pelaksanaan pemberian vaksin lanjutan.
Harapannya, program nasional yang digencarkan pemerintah secara serentak itu berlangsung lancar di Kabupaten Madiun. ‘’Sehingga anak-anak juga bebas dari polio,’’ imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, antisipasi penyebaran penyakit polio dilakukan pemkab Madiun dengan pencanangan Sub PIN Polio di Kantor Desa Kincang, Jiwan, Senin (5/1).
Melalui pencanangan tersebut, imunisasi polio serentak digelar di Kabupaten Madiun.
Anak-anak usia 0-7 tahun diimbau hadir ke posyandu, puskesmas atau layanan kesehatan lainnya untuk mengikuti imunisasi pada 15 – 21 Januari dan 19 – 25 Februari. (odi/aan)
Editor : Mizan Ahsani