MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Infrastruktur rusak akibat banjir yang menerjang Kabupaten Madiun pada Minggu (10/3) mulai terdeteksi.
Salah satunya jembatan yang ada di Dusun Kenep, Desa Sumbersari, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun.
Jembatan yang menghubungkan area pemukiman dan persawahan rusak usai diterjang banjir seiring tingginya intensitas hujan.
“Ini ambrolnya Minggu pagi, yang roboh sekitar lima meter dari pinggir jembatan,” kata Paimun, warga setempat, Rabu (13/3).
Paimun menjelaskan, ambrolnya jembatan ini bermula dari hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu (9/3) siang.
Malamnya, banjir menerjang sungai di bawah jembatan tersebut.
“Mungkin karena tingginya debit air, plengsengan bawah jembatan longsor, jadi tidak bisa menahan dan jembatan ikut ambrol,” ujarnya.
Menurutnya, ada 17 kepala keluarga di RT 21 dusun desa setempat terdampak akibat jembatan yang rusak.
Mereka terpaksa harus menempuh jarak memutar 1-3 kilometer menuju area persawahan yang tersebar di RT 18, 17 dan 20.
“Ini sama warga diberi bambu dan hanya bisa dilewati pejalan kaki, untuk kendaraan bermotor atau sepeda harus memutar tidak bisa lewat,” jelasnya.
“Jembatan ini hitungannya baru, dibangun pada 2019 kemarin,” imbuh Paimun.
Warga berharap pemdes maupun pemerintah daerah setempat bisa segera memperbaiki jembatan yang menjadi akses satu-satunya mereka ke sawah.
“Jembatan ini penting sekali buat kami para petani, jadi harapannya semoga segera diperbaiki, kami khawatir kalau ada banjir lagi, bisa-bisa akses terputus total,” pungkasnya.
Sementara itu, wartawan koran mencoba mengkonfirmasi Pemdes Sumbersari. Namun saat ditemui, pihak pemdes tidak ada di tempat. (ryu/aan)
Editor : Mizan Ahsani