Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

133 Kasus Leptospirosis di Pacitan, DPRD Wanti-Wanti KLB

N
Penulis: Nur Cahyono❯
Anggota Komisi II DPRD Pacitan Warkim Sunarto
Anggota Komisi II DPRD Pacitan Warkim Sutarto

Advertisement

Jawa Pos Radar Pacitan – Ancaman leptospirosis di Pacitan kian serius.

Dinas kesehatan (dinkes) mencatat 133 kasus penyakit yang ditularkan hewan pengerat tersebut.

DPRD pun mengingatkan potensi kejadian luar biasa (KLB) jika tidak segera ditangani secara cepat dan terpadu.

Advertisement

Anggota Komisi II DPRD Pacitan Warkim Sutarto menegaskan, lonjakan kasus itu harus direspons dengan langkah konkret.

“Situasi ini berpotensi menjadi KLB, harus ditangani cepat, terpadu, dan menyeluruh,” ujarnya, Minggu (3/5).

Advertisement

Dia meminta dinkes memperkuat sistem surveilans hingga tingkat desa. Termasuk, meningkatkan deteksi dini dan pelacakan kasus aktif.

“Kecepatan dan akurasi pelaporan juga harus ditingkatkan,” ungkap dokter yang juga politikus Partai Demokrat itu.

Menurut Warkim, pengendalian leptospirosis tidak bisa dilakukan satu sektor saja.

Keterlibatan lintas instansi dinilai krusial. Mulai dari dinas lingkungan hidup, pemerintah desa, hingga masyarakat.

Upaya yang didorong mencakup pengendalian populasi tikus, perbaikan sanitasi lingkungan, serta pengelolaan sampah dan drainase.

Advertisement

Artikel Terkait

Takut Ketahuan Sakit, Warga Pacitan Enggan Ikuti Cek Kesehatan Gratis

Takut Ketahuan Sakit, Warga Pacitan Enggan Ikuti Cek Kesehatan Gratis

Realisasi Cek Kesehatan Gratis di Pacitan baru capai 40 persen. Dinkes sebut sebagian warga enggan diperiksa karena takut mengetahui penyakitnya.

Satu SPPG di Pacitan Belum Kantongi SLHS, Dinkes Temukan Catatan Perbaikan

Satu SPPG di Pacitan Belum Kantongi SLHS, Dinkes Temukan Catatan Perbaikan

Sebanyak 47 dari 48 SPPG di Pacitan telah mengantongi SLHS. Satu dapur di Kecamatan Bandar masih menjalani proses perbaikan.

CKG di Pacitan Baru Jangkau 10 Persen Siswa, Terkendala Keterbatasan Bahan Medis

CKG di Pacitan Baru Jangkau 10 Persen Siswa, Terkendala Keterbatasan Bahan Medis

Program CKG di Pacitan baru menjangkau 10 persen dari 104.554 siswa. Keterbatasan bahan medis habis pakai menjadi kendala utama.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer