GEGER, Jawa Pos Radar Caruban – Tragis benar akhir hidup Cip Hartawan Setiadi. Pria 46 tahun itu meninggal mendadak saat mengerjakan bangunan di Perumahan Segaran Permai, Desa Purworejo, Geger, Kamis (14/3).
“Dari keterangan saksi, jam 11.00 korban mengeluh sakit pusing kepada pemilik rumah, Imam Nawawi. Tidak berapa lama, tiba-tiba meninggal dunia,” tutur Kapolsek Geger AKP Afin Choirudin.
Sebelum meninggal, Cip Hartawan diketahui mengerjakan galvalum di lantai dua. Beberapa jam bekerja, tiba-tiba korban terjatuh dan pingsan tidak sadarkan diri.
Ketika dicek kondisinya oleh rekannya, Cip Hartawan diketahui sudah meninggal.
Baca Juga: Warga Madiun Ditemukan Tewas di Kos-Kosan Magetan Kota, Polisi Ungkap Kronologinya
Rekan kerjanya pun berinisiatif melaporkan kejadian itu ke pemilik rumah dan dilanjutkan ke polisi.
‘’Setelah kami evakuasi, jasad langsung diperiksa. Petugas Inafis juga melakukan olah TKP. Hasilnya, tidak ditemukan kekerasan. Itu juga dikuatkan dengan hasil pemeriksaan medis Puskesmas Geger. Korban meninggal karena sakit,’’ bebernya.
Samijo, rekan kerja Cip Hartawan, menuturkan, pagi sebelum bekerja, Cip sempat mengeluh sakit dan pusing.
"Kami suruh istirahat tapi tetap ingin bekerja. Saat itu dia sedang tidak puasa,” kata Samijo.
Baca Juga: Petani Ditemukan Tewas Terjepit Diesel Pompa Air di Sumur, Ini Keterangan Polisi Soal Kejadian
Evakuasi jasad pekerja bangunan asal Desa Jogodayuh itu berlangsung dramatis karena berada di lantai dua dengan ketinggian kurang lebih enam meter.
Polisi dibantu tim dari pemadam kebakaran, BPBD , serta tim Inafis Polres Madiun. Petugas harus memanjat scaffolding untuk menurunkan jenazah Cip dari lantai dua. (ryu/aan)
Editor : Wawan Isdarwanto