MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Semprong menjadi kudapan khas Kabupaten Madiun kerap dicari masyarakat. Kue ini kerap menjadi primadona saat lebaran seperti ini.
Bahkan produsen kue Semprong bisa meraup omzet puluhan juta rupiah pada momen Idul Fitri. Ufik Junaidah, produsen kue Semprong di Jiwan mengaku penjualannya meningkat tiga kali lipat.
Di ruang produksi, para ibu-ibu pembuat semprong terlihat cekatan mencetak satu per satu adonan kue di atas loyang panas.
Meski suhu dapur cukup panas di tengah momen puasa, namun tak menyurutkan semangat mereka membuat kue semprong yang banjir permintaan jelang lebaran ini.
“Permintaan ini naik, jika hari biasa itu hanya 5-10 kilogram kue semprong, saat ini bisa produksi sampai 40 kilogram per harinya,” kata Ufik Junaidah, produsen kue semprong di Dusun Mancaan, Desa/Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun.
Imbas tingginya pesanan semprong jelang Idul Fitri 2024 ini membuat Ufik mau tidak mau menambah tenaga kerja.
Sebelumnya dia hanya dibantu empat pekerja, pada puasa ini ditambah menjadi tujuh pekerja.
“Untuk kue semprong yang dibuat ini berbagai macam, mulai dari semprong matahari dan egg roll dengan varian rasa seperti original, wijen, coklat, jahe, jeruk purut dan keju,” jelasnya.
Menurut Ufik, pesanan semprong pada momen lebaran ini tidak hanya datang dari wilayah Madiun Raya.
Pun dari berbagai luar kota seperti dari Surabaya hingga Jakarta. Mereka yang memesan pada lebaran ini biasanya dari kalangan perantau yang hendak dijadikan oleh-oleh saat balik setelah libur panjang lebaran.
“Rata-rata untuk perantau yang mau kembali ke kota rantau dan dijadikan oleh-oleh atau dari pemudik yang hendak ke kampung halamannya,” terangnya.
Untuk pemasaran sendiri, Ufik tidak hanya mengandalkan penjualan dari offline atau di toko oleh-oleh.
Namun dia juga merambah ke penjualan di online. Adapun untuk harga dibanderol mulai dari Rp 60 ribu per kilogram untuk yang original dan Rp 80 ribu per kilogram untuk yang varian rasa-rasa.
“Lebaran ini tentu penjualan naik maka omzet juga naik. Alhamdulillah Idul Fitri ini bisa tembus kisaran Rp 50 juta sampai Rp 60 juta,” tuturnya. (ryu/aan)
Editor : Mizan Ahsani