MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Latihan intensif dijalani puluhan pasukan pengibar bendera (paskibra) Kabupaten Madiun jelang upacara peringatan HUT RI, 17 Agustus mendatang.
Sebanyak 76 paskibra hasil seleksi sejumlah SMA sederajat itu digembleng 10 pelatih yang berasal dari kogartap, kodim, polres, dan Purna Paskibraka Indonesia (PPI) setempat.
‘’Latihan dimulai 24 Juli - 10 Agustus,’’ ungkap Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Madiun Mashudi.
Sebelum menjalani karantina pada 11-17 Agustus mendatang, para paskibra diberikan beberapa materi.
Di antaranya, latihan dasar kepemimpinan, peraturan baris-berbaris berdasarkan peraturan panglima (perpang), dan keterampilan pengibaran dan penurunan bendera.
Latihan digelar di Alun-Alun Rekogati Caruban hampir saban hari.
‘’Kami juga siapkan surat dispensasi bagi para paskibra,’’ tambahnya.
Sejatinya dari hasil seleksi dari seluruh sekolah ada 78 paskibra yang didapat. Dua diantaranya maju menjadi paskibraka provinsi.
Yakni Dewangga Yudhistia Pratama asal SMAN 1 Jiwan dan Viorella Anandalia Pradana asal SMAN 1 Mejayan.
Itu setelah sebelumnya Bakesbangpol mengajukan tiga pasang terbaik hasil seleksinya.
‘’Seleksi provinsi empat hari mulai 3 – 6 Mei dan berangkat 5 Agustus kemarin,’’ bebernya.
Sementara itu, dari 76 paskibra Kabupaten Madiun enam diantaranya pasukan cadangan. Mereka bertugas menggantikan paskibra yang ada jika dibutuhkan.
Meski cadangan, seluruhnya bakal tetap diterjunkan dalam pengibaran bendera.
‘’Pasukan cadangan setidaknya tetap bertugas saat penurunan bendera sore harinya,’’ imbuhnya. (odi)
Editor : Mizan Ahsani