Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Dampak Banjir di Kabupaten Madiun: Akses Jalan Terputus, Ratusan Rumah Terendam

Dian Rahayu • Senin, 18 November 2024 | 15:49 WIB
TERGENANG: Banjir menggenangi ruas jalan di Kabupaten Madiun, Minggu (17/11) malam. (DIAN RAHAYU/RADAR MADIUN)
TERGENANG: Banjir menggenangi ruas jalan di Kabupaten Madiun, Minggu (17/11) malam. (DIAN RAHAYU/RADAR MADIUN)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Hujan deras selama lebih dari empat jam pada Minggu malam (17/11) menyebabkan banjir parah di Kabupaten Madiun.

Akibatnya, akses jalan antar kota di Jalan Raya Manisrejo-Dungus, tepatnya di Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, terputus total karena luapan air sungai.

Banjir ini juga merendam ratusan rumah di empat desa dan satu kelurahan.

Akses Jalan Lumpuh, Warga Terjebak Kemacetan

Derasnya luapan air sungai memaksa kendaraan berhenti di tengah perjalanan.

Kemacetan panjang tak terhindarkan di kawasan Jalan Raya Manisrejo-Dungus.

Tingginya air yang mencapai 50 sentimeter tidak hanya menggenangi jalan raya tetapi juga masuk ke dalam rumah-rumah warga di kawasan Kelurahan Munggut.

Deni Irawan, salah satu warga terdampak, mengungkapkan bahwa ia terpaksa mengungsi sementara ke rumah tetangganya yang tidak terdampak banjir.

“Air masuk ke rumah dan merendam seluruh isi. Kami tidak punya pilihan selain mengungsi untuk sementara waktu,” ujar Deni.

Namun, tak semua warga memilih mengungsi. Sebagian warga tetap bertahan di rumah meskipun harus hidup dalam kondisi memprihatinkan.

Empat Desa dan Satu Kelurahan Terdampak

Kalaksa BPBD Kabupaten Madiun Boby Saktia Putra Lubis menjelaskan, banjir disebabkan derasnya hujan dan debit air sungai yang meningkat akibat hujan lebat di Lereng Wilis.

“Dampak banjir meluas ke empat desa dan satu kelurahan. Debit air yang tinggi menyebabkan luapan sungai hingga masuk ke pemukiman warga,” jelasnya.

“Saat ini kami masih melakukan pendataan terhadap jumlah rumah yang terdampak,” sambung Boby.

Kondisi Masih Tergenang Hingga Senin Dini Hari

Hingga Senin dini hari (18/11), luapan air sungai masih menggenangi jalan raya dan pemukiman warga.

BPBD mencatat ratusan rumah terdampak banjir dan terus melakukan upaya evakuasi serta pendataan.

Sementara itu, sejumlah warga lanjut usia yang terdampak telah dievakuasi ke lokasi yang lebih aman.

Boby juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap kemungkinan hujan susulan yang dapat memperburuk kondisi.

“Kami mengerahkan tim untuk membantu warga terdampak sekaligus memantau perkembangan debit air sungai,” tambahnya.

Langkah Penanganan

Pemerintah Kabupaten Madiun melalui BPBD telah berkoordinasi untuk menyediakan bantuan darurat bagi warga terdampak.

Selain itu, upaya untuk memulihkan akses jalan yang terputus tengah dilakukan agar mobilitas masyarakat kembali normal. (ryu/naz)

Editor : Mizan Ahsani
#Senin #Minggu #madiun #banjir