Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Sebelum Ajak ASN dan Kades di Madiun Kerja Bareng, Hari Wur Tanya Keikhlasan Mereka, Ini Alasannya

Loditya Fernandes • Selasa, 4 Maret 2025 | 15:00 WIB
APEL: Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wabup Purnomo Hadi saat apel besar ASN dan kades.
APEL: Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wabup Purnomo Hadi saat apel besar ASN dan kades.

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Usai mengikuti retret, Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wabup dr Purnomo Hadi akhirnya bisa menggelar apel besar bersama aparatur sipil negara (ASN) dan kepala desa lingkup Pemkab Madiun di Pendopo Ronggo Djumeno, Senin (3/3).

Sambutan perdana bupati cukup unik. Dia justru menanyakan kerelaan para ASN dan kepala desa untuknya bekerj bersama di Pemkab Madiun.

‘’Kira-kira ikhlas tidak? Alhamdulillah, kalau ikhlas saya teruskan,’’ ungkap Hari Wur-panggilan akrab Hari Wuryanto-.

Pertanyaan itu disampaikan lantaran Hari Wur satu tahun enam bulan lalu sudah menyampaikan pamitan kepada para ASN dan kepala desa bersamaan berakhirnya masa jabatannya sebagai wabup.

Hingga akhirnya, pasangan dari Dokter Pur itu diberikan amanah untuk bergabung kembali.

Pertanyaan yang disampaikan disebutnya juga sebagai selingan. ‘’Supaya tidak tegang karena grimis,’’ tuturnya.

Dalam apel besar bersama itu, dia juga menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto saat mengikuti retret di Bumi Kesatriyan, Lembah Tidar, Akmil, Magelang.

Arahan pertama terkait implementasi Asta Cita sebagai prioritas nasional dan landasan mencapai visi ‘Bersama Menuju Indonesia Emas 2045’.

Penekanannya penurunan kemiskinan, peningkatan SDM berkualitas, pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

‘’Arahan kedua pada reformasi birokrasi,’’ imbuhnya. 

Menurutnya birokrasi ibarat mesin pembangunan dari sebuah kendaraan pemerintah, sehingga birokrasi termasuk seluruh ASN dan kepala desa harus mampu bertindak responsif dan tidak mempersulit masyarakat, percepat implementasi kebijakan yang dirumuskan, mengurangi kegiatan tidak berdampak langsung ke masyarakat dan sebagainya.

‘’Dari konteks arahan Presiden dapat kita maknai bahwa kesuksesan pencapaian pembangunan bergantung pada SDM, sehingga perlu birokrat profesional, pendorong transformasi serta inovasi, hingga mengubah paradigma  pemerintah mengatur masyarakat menjadi bekerja bersama masyarakat ,’’ tegasnya.

Dia menjelaskan, arahan tersebut sudah dituangkan dalam perencanaan pembangunan Kabupaten Madiun dengan mengupayakan visi  Madiun Bersih dan Sehat dan Sejahtera (Bersahaja).

Visi dan enam misi Hari Wur dan Dokter Pur bakal diopersionalkan ke dalam 32 urusan yang dijalankan organisasi perangkat daerah (OPD) yang telah diseleraskan dengan kebijakan pemerintah pusat maupun provinsi dengan 10 program unggulan.

‘’Visi dan misi Presiden Prabowo, alhamdulillah masih seiring dengan Harmonis sehingga kegiatan yang telah dilakukan tinggal menindaklanjuti,’’ jelasnya.

Sementara itu, apel besar ASN dan kepala desa tersebut dihadiri Sekda Tontro Pahlawanto, seluruh kepala OPD dan camat se-Kabupaten Madiun.

Apel besar awalnya digelar di halaman depan Pendopo Ronggo Djumeno. Lantaran sempat gerimis, apel dipindahkan di dalam pendopo Pusat Pemerintah (Puspem) Caruban tersebut. (odi/aan)

 

 

Editor : Mizan Ahsani
#kades #bupati #madiun #hari wur #asn