Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Pemkab Madiun Siapkan Sekolah Rakyat di Lahan 5,8 Hektare di Nglames, Mulai Beroperasi Tahun Depan

Loditya Fernandes • Sabtu, 26 April 2025 | 19:54 WIB
Kepala Dikbud Siti Zubaidah, Plt Kepala Dinas Sosial Hendro Suwondo, dan jajaran pemkab terkait saat mengecek calon lokasi Sekolah Rakyat di Kelurahan Nglames, Madiun beberapa waktu lalu. FOTO: DIKBUD
Kepala Dikbud Siti Zubaidah, Plt Kepala Dinas Sosial Hendro Suwondo, dan jajaran pemkab terkait saat mengecek calon lokasi Sekolah Rakyat di Kelurahan Nglames, Madiun beberapa waktu lalu. FOTO: DIKBUD

Jawa Pos Radar Madiun – Pemkab Madiun mulai memantapkan lokasi untuk Sekolah Rakyat (SR) yang rencananya akan menampung anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Lahan seluas 5,8 hektare yang terletak di Kelurahan Nglames, Madiun, telah dipilih sebagai lokasi ideal untuk SR.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menilai lokasi ini sangat strategis, meski tidak berada di pinggir jalan, namun cukup dekat dengan lapangan yang memungkinkan anak-anak tetap bisa bermain.

"Lokasinya cukup representatif, tidak terlalu dekat jalan raya dan masih ada ruang terbuka untuk anak-anak bermain," ujarnya.

Sekolah ini akan mencakup jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA dengan kapasitas sekitar dua ribu siswa.

Proses persiapan sudah memasuki tahap pengajuan ke Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Menurutnya, setelah survei dan MoU selesai, diharapkan SR dapat mulai beroperasi pada tahun depan.

"Siswanya nanti akan menggunakan sistem boarding school, di mana mereka tinggal di asrama dan tidak dikenakan biaya, karena semuanya ditanggung oleh pemerintah. Program ini adalah upaya riil untuk mengentaskan kemiskinan melalui pendidikan," jelas Hari Wur.

Untuk tenaga pendidik, Bupati menjelaskan, akan ada kolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) dengan melibatkan guru bantuan serta pengadaan guru baru.

Meskipun menggunakan nama 'Sekolah Rakyat', kualitas pendidikan yang diberikan tidak akan berbeda dari sekolah pada umumnya.

SR juga akan menyediakan fasilitas lengkap, seperti jurusan pertanian dengan peralatan yang memadai, serta kegiatan lain yang relevan.

"Harapannya, setelah lulus, siswa SR dapat berkontribusi langsung kepada pemerintah dan masyarakat, khususnya dalam sektor pertanian," tuturnya.

Program SR ini diharapkan dapat menjadi terobosan besar dalam mengatasi kemiskinan di Kabupaten Madiun melalui pendidikan yang berkualitas.

Pengajuan SR ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dengan memberikan kesempatan pendidikan yang layak bagi anak-anak kurang mampu.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, program SR ini berfokus pada pendidikan gratis bagi masyarakat miskin dan dilaksanakan dengan menyediakan fasilitas serta layanan pendidikan yang memadai. (odi/aan)

Editor : Hengky Ristanto
#Bupati Madiun #Sekolah Rakyat #Pemkab Madiun #nglames #madiun #pendidikan gratis #hari wuryanto