Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Bupati Madiun Hari Wuryanto Dorong LPM Jadi Motor Ekonomi Desa

Loditya Fernandes • Rabu, 27 Agustus 2025 | 17:30 WIB
Bupati Madiun Hari Wuryanto memberikan pembinaan kepada kelompok Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) di Caruban.
Bupati Madiun Hari Wuryanto memberikan pembinaan kepada kelompok Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) di Caruban.

Jawa Pos Radar Madiun – Keberadaan kelompok Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) di Kabupaten Madiun semakin strategis dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

Data terbaru mencatat, total cadangan gabah yang tersimpan di 147 kelompok LPM tersebar di 15 kecamatan mencapai 130,40 ton.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan bahwa fungsi LPM kini tidak boleh sebatas wadah simpan pinjam gabah.

Menurutnya, kelompok ini perlu berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi produktif yang bisa memberi dampak lebih luas bagi warga.

“LPM jangan hanya berhenti pada fungsi simpan pinjam, tetapi harus berani melangkah lebih jauh. Misalnya bermitra dengan penggilingan padi lokal untuk usaha jual beli gabah,” ujar Hari Wur.

Selain menyimpan gabah, catatan terbaru juga menunjukkan adanya pengadaan sebesar 17,83 ton gabah kering giling (GKG) serta penyaluran 40,33 ton melalui sistem simpan pinjam.

“Data ini bukti nyata bahwa masyarakat kita memiliki semangat mengelola pangan secara mandiri,” imbuh Hari Wur.

Bupati yang akrab disapa Mas Hari Wur itu menekankan bahwa LPM merupakan warisan kearifan lokal.

Sejak dulu, lumbung pangan menjadi simbol persaudaraan, gotong royong, dan solidaritas sosial.

Semangat tersebut, kata dia, harus dipadukan dengan pengelolaan modern, transparan, serta adaptif terhadap tantangan zaman.

Pemkab Madiun berkomitmen mendampingi kelompok LPM melalui pelatihan manajemen usaha, peningkatan kapasitas anggota, hingga membuka peluang ekonomi baru.

“Harapan kami LPM tidak hanya menjadi benteng ketahanan pangan, tetapi juga motor penggerak ekonomi pedesaan. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat. Begitu pula masyarakat akan semakin kuat bila bersinergi dengan pemerintah,” ungkapnya.

Dengan cadangan pangan hingga 130,40 ton gabah ditambah stok Bulog yang diklaim sudah melebihi tonase, pemkab optimistis kebutuhan pangan masyarakat Madiun aman hingga setahun ke depan.

“Mudah-mudahan juga bisa menjaga stabilitas harga pangan di Kabupaten Madiun,” tutur Mas Hari Wur. (odi/aan)

Editor : Hengky Ristanto
#ketahanan pangan #LPM Madiun #Bupati Hari Wuryanto #bulog madiun #Lumbung Pangan Masyarakat #madiun #penggilingan padi #cadangan pangan #ekonomi pedesaan