Jawa Pos Radar Madiun – Dua kursi kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Madiun segera diisi.
Bupati Madiun Hari Wuryanto memastikan bakal menggelar seleksi terbuka (selter) untuk jabatan Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Disperta) serta Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Kedua posisi itu kosong setelah pejabat sebelumnya purna tugas dan dimutasi.
“Terkait kekosongan itu akan kami isi, tapi masih menunggu regulasi dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN),’’ ujar Bupati Hari Wuryanto.
Menurutnya, mekanisme pengisian jabatan kali ini berbeda dari sebelumnya.
Prosesnya harus melalui pengajuan dan persetujuan BKN.
“Setelah kami input dan ada persetujuan, baru proses pengisian bisa dilakukan,” imbuhnya.
Mas Hari Wur—sapaan akrab bupati—menegaskan, pengisian eselon II wajib melalui seleksi terbuka untuk menjamin transparansi dan profesionalitas aparatur.
“Kalau untuk eselon III mekanismenya berbeda,” ujarnya.
Meski dua kursi kepala OPD masih kosong, ia memastikan pelayanan pemerintahan tetap berjalan normal.
Jabatan Kepala BPBD sementara dirangkap Boby Saktia Lubis, sedangkan posisi Kepala Disperta dipegang Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sudjiono.
“Sudah ada pelaksana tugasnya, jadi tidak ada kendala,” tegasnya.
Diketahui, jabatan Kepala Disperta lowong sejak Sumanto purna tugas per 1 Oktober, sementara kursi Kepala BPBD kosong usai Boby Saktia Lubis dimutasi menjadi Kepala DPUPR pada 16 September lalu. (odi/aan)
Editor : Hengky Ristanto