Jawa Pos Radar Madiun – Hujan deras yang mengguyur wilayah Dagangan sejak Senin hingga Selasa (28/10) malam memicu longsor di dua titik Desa Padas.
Material longsor menutup jalan alternatif di Dusun Tegir dan menimbun dapur rumah milik warga.
Akibatnya, sebanyak 40 kepala keluarga (KK) di satu RT terisolasi.
Ketua RT 8 Desa Padas Suyono mengatakan, longsor pertama terjadi di rumah milik Edy Sujoko.
Sementara longsor kedua menimpa tebing di jalan dusun dan menutup akses keluar warga.
“Untuk yang terisolir ada sekitar 40 KK. Sampai pagi ini masih belum bisa ke mana-mana,” ujarnya, Rabu (29/10).
Warga bersama relawan BPBD Kabupaten Madiun, TNI, dan Polri langsung melakukan kerja bakti membersihkan material longsor.
Namun, pembersihan dilakukan secara manual karena kondisi tanah masih labil.
“Kalau pakai alat berat justru berisiko. Fokus kami sekarang membuka jalan agar warga bisa beraktivitas lagi,” jelas anggota BPBD Dodik Andika.
Kerja bakti juga dilakukan di rumah Edy Sujoko yang terdampak longsor.
Dinding dapur dan kamar mandi rumahnya jebol akibat tertimbun material tanah.
Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material cukup besar.
“Tanahnya lembek setelah dua hari hujan, tebing langsung ambrol,” tambah Suyono. (ryu/aan)
Editor : Hengky Ristanto