Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

480 Sekolah di Madiun Terima Smart Screen dari Program Presiden Prabowo

Loditya Fernandes • Senin, 17 November 2025 | 21:10 WIB
Pelajar Kabupaten Madiun menggunakan smart screen bantuan program digitalisasi pendidikan Presiden Prabowo. Total 480 unit disalurkan untuk PAUD, SD, dan SMP. DIKBUD FOR RADAR MADIUN
Pelajar Kabupaten Madiun menggunakan smart screen bantuan program digitalisasi pendidikan Presiden Prabowo. Total 480 unit disalurkan untuk PAUD, SD, dan SMP. DIKBUD FOR RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Pembelajaran di sekolah-sekolah Kabupaten Madiun kini semakin interaktif.

Kabupaten ini menerima 480 unit smart screen melalui program Interactive Flat Panel (IFP), bagian dari digitalisasi pendidikan yang diinisiasi Presiden Prabowo.

Perangkat tersebut didistribusikan untuk jenjang PAUD, SD, hingga SMP.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Madiun Rony Kurniawan menyebut penggunaan smart screen membuat proses belajar lebih menarik dan mudah dipahami siswa.

“Ini salah satu langkah besar menuju kualitas pembelajaran yang lebih baik,” ujarnya.

Dikbud mencatat rincian penerimaan sebanyak 141 unit untuk PAUD, 295 unit untuk SD, dan 44 unit untuk SMP, sehingga total mencapai 480 unit.

Pembagian dilakukan bertahap dan hanya diberikan kepada sekolah yang memenuhi syarat.

“Seluruh satuan pendidikan penerima sudah terkonfirmasi,” jelasnya.

Syarat sekolah penerima IFP meliputi ketersediaan jaringan internet, ruang penyimpanan dan pengoperasian yang layak, serta fasilitas listrik memadai.

Penerimaan dilakukan melalui konfirmasi data di Dapodik.

“Proses bantuan sepenuhnya dari Kemendikdasmen, kami menerima pemberitahuan dan berkoordinasi dengan sekolah,” terang Rony.

Saat ini sebagian besar smart screen telah digunakan dalam kegiatan belajar mengajar.

Tim Kemendikdasmen turut melakukan pemasangan dan sosialisasi penggunaan.

Meski demikian, masih ada beberapa sekolah yang menunggu proses pengimbasan kepada guru.

“Secara umum pemanfaatannya sudah berjalan baik,” katanya.

Hadirnya IFP membuat pembelajaran lebih interaktif dan kolaboratif, termasuk mendukung metode seperti pembelajaran gasing dan materi visual lainnya.

“Harapan kami, mutu pembelajaran meningkat dan kualitas pendidikan di Kabupaten Madiun makin maju,” pungkas Rony. (odi/aan)

Editor : Hengky Ristanto
#IFP pendidikan #dikbud madiun #Program Presiden Prabowo #digitalisasi sekolah #PAUD SD SMP #kemendikdasmen #madiun #smart screen Madiun