Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Seru dan Penuh Makna, Siswa SMP di Kabupaten Madiun Ikuti Lomba Menulis Cerpen Peringati HGN 2025

Loditya Fernandes • Selasa, 18 November 2025 | 17:56 WIB

 

SEMANGAT: Kabid Pembinaan SMP Arief Indrokaryoto membuka Lomba Menulis Cerpen jenjang SMP dalam rangka peringatan HGN di Gedung Dwija Hayu Dikbud, Selasa (18/11).
SEMANGAT: Kabid Pembinaan SMP Arief Indrokaryoto membuka Lomba Menulis Cerpen jenjang SMP dalam rangka peringatan HGN di Gedung Dwija Hayu Dikbud, Selasa (18/11).

Jawa Pos Radar Madiun – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Madiun menggelar Lomba Menulis Cerpen jenjang SMP di Gedung Dwija Hayu, Selasa (18/11).

Agenda itu dirangkai dengan peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 sekaligus menjadi ruang bagi siswa untuk mengekspresikan kemampuan literasi.

Kegiatan dibuka langsung oleh Kabid Pembinaan SMP Dikbud Arief Indrokaryoto.

“Kami ingin memberikan ruang apresiasi bagi anak-anak untuk berkreasi dan menunjukkan kemampuan literasi,” ujarnya.

Arief menegaskan bahwa lomba menulis cerpen kali ini mengusung tema Guruku Pahlawan Literasiku.

Tema tersebut dipilih untuk mendorong siswa mengekspresikan rasa terima kasih dan penghargaan terhadap peran guru melalui karya sastra.

Menurutnya, guru memiliki peran penting dalam menumbuhkan semangat membaca, menulis, dan berpikir kritis.

Keseruan Lomba Menulis Cerpen jenjang SMP yang digelar Dikbud Kabupaten Madiun.
Keseruan Lomba Menulis Cerpen jenjang SMP yang digelar Dikbud Kabupaten Madiun.

“Guru adalah pahlawan literasi yang membuka jendela dunia bagi anak-anak,” ungkapnya.

Sebanyak 52 satuan pendidikan SMP negeri dan swasta se-Kabupaten Madiun turut ambil bagian dalam lomba tersebut.

Adapun tiap sekolah mengirimkan dua orang perwakilan dari kelas VII dan VIII.

“Ini anak-anak terpilih dari masing-masing sekolah, jadi harus berusaha sebaik mungkin,” katanya.

Proses penilaian dipercayakan kepada tim juri dari kalangan guru serta penerbit Telaga Ilmu yang berpengalaman dalam bidang kepenulisan.

Arief memastikan seluruh penilaian dilakukan secara objektif dan transparan sesuai aturan lomba.

“Kami titip agar juri memberikan penilaian yang betul-betul objektif,” ujarnya.

Dikbud Kabupaten Madiun juga menyiapkan apresiasi bagi para pemenang. Para juara akan membawa pulang medali, piagam, serta uang pembinaan.

Arief berharap penghargaan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi siswa untuk terus berkarya dan mengembangkan diri.

“Kami sediakan medali, piagam, dan uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi,” tuturnya.

Keseruan Lomba Menulis Cerpen jenjang SMP yang digelar Dikbud Kabupaten Madiun.
Keseruan Lomba Menulis Cerpen jenjang SMP yang digelar Dikbud Kabupaten Madiun.

Arief menambahkan, lomba tersebut akan menjadi agenda tahunan Dikbud untuk memperkuat budaya literasi di sekolah.

Ia menilai kegiatan seperti ini penting agar siswa tidak jauh dari dunia kepenulisan, khususnya cerpen.

“Kalau tidak rutin dilombakan, anak-anak bisa kehilangan pemahaman tentang cerpen,” jelasnya.

Selain itu, Arief menyampaikan pesan untuk peserta, baik yang menang maupun yang belum beruntung.

Ia berharap siswa yang meraih juara dapat terus dibina untuk mengikuti kompetisi tingkat lebih tinggi hingga ke jenjang SMA.

Sedangkan bagi yang belum menang, ia meminta sekolah terus memberikan pelatihan dan pembinaan.

“Yang belum beruntung tetap harus mencoba lagi. Mungkin dari sini muncul penulis-penulis handal dari Kabupaten Madiun,” pungkasnya. (odi/naz/*)

Keseruan Lomba Menulis Cerpen jenjang SMP yang digelar Dikbud Kabupaten Madiun.
Keseruan Lomba Menulis Cerpen jenjang SMP yang digelar Dikbud Kabupaten Madiun.
Keseruan Lomba Menulis Cerpen jenjang SMP yang digelar Dikbud Kabupaten Madiun.
Keseruan Lomba Menulis Cerpen jenjang SMP yang digelar Dikbud Kabupaten Madiun.
Editor : Mizan Ahsani
#hari guru nasional #cerpen #Pemkab Madiun #lomba menulis #madiun #Dikbud