Jawa Pos Radar Madiun – Dapur milik Warsi, warga Dusun Pandansili, Banyukambang, Wonoasri, ludes terbakar Sabtu (22/11) siang.
Kebakaran dipicu api tungku pawon yang merambat cepat ke tumpukan kayu bakar dan dinding bambu.
Pemilik rumah hanya bisa pasrah melihat kobaran api menghanguskan seluruh bagian belakang rumahnya.
Peristiwa itu pertama diketahui tetangga yang melihat asap tebal membubung dari dapur korban.
Warga kemudian berusaha memadamkan api sambil melapor ke petugas pemadam.
Kabid Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran Satpol PP Kabupaten Madiun Andy Kurniawan menyebut laporan masuk pukul 10.10 WIB.
’’Unit langsung kami berangkatkan,” ujarnya, Minggu (23/11).
Ketika petugas tiba pukul 10.26 WIB, api sudah membesar dan menjalar ke atap dapur yang berbahan bambu.
Material yang mudah terbakar menyulitkan pemadaman awal.
Satu unit damkar suplai dan satu unit mobil penyelamatan dikerahkan dengan dukungan lima personel, Polsek Wonoasri, serta warga sekitar.
’’Kami putus rambatan api agar tidak merusak bagian rumah lainnya,’’ jelas Andy.
Setelah satu jam berjibaku, api berhasil dipadamkan pukul 11.30 WIB.
Tidak ada korban jiwa maupun luka. Namun, dapur dan perabotan milik Warsi seluruhnya hangus.
’’Dari hasil pemeriksaan, api berasal dari tungku pawon yang menyambar kayu bakar lalu membakar dinding bambu, ditambah hembusan angin cukup kencang,’’ pungkasnya. (ryu/aan)
Editor : Hengky Ristanto