Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Dana BGN Belum Cair, Ribuan Siswa di Jiwan Madiun Libur Terima MBG

Loditya Fernandes • Jumat, 19 Desember 2025 | 13:10 WIB
SPPG Sambirejo, Kecamatan Jiwan, tampak lengang tanpa aktivitas sejak Senin (15/12) setelah operasional dapur MBG dihentikan sementara akibat dana dari BGN belum cair. LODITYA FERNANDEZ/RADAR MADIUN
SPPG Sambirejo, Kecamatan Jiwan, tampak lengang tanpa aktivitas sejak Senin (15/12) setelah operasional dapur MBG dihentikan sementara akibat dana dari BGN belum cair. LODITYA FERNANDEZ/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Sebanyak 3.036 siswa di wilayah Kecamatan Jiwan terpaksa membawa bekal sendiri ke sekolah.

Mereka tidak lagi menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak 15 Desember 2025.

Penyebabnya, operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sambirejo, Jiwan, dihentikan sementara karena dana operasional dari Badan Gizi Nasional (BGN) belum cair.

Penghentian distribusi MBG ini berdampak pada puluhan sekolah yang selama ini dilayani SPPG Sambirejo.

Aktivitas dapur pun terpaksa diliburkan hingga waktu yang belum ditentukan.

“Nggih Mas, sementara libur dulu karena dananya belum cair dari BGN,” ungkap Kepala SPPG Sambirejo Awidyo Rosito.

Awidyo menjelaskan, pencairan dana operasional MBG biasanya dilakukan setiap dua minggu sekali.

Namun, pada periode berjalan ini, dana yang seharusnya diterima belum juga turun meski sudah memasuki minggu kedua.

SPPG Sambirejo sempat menggunakan sisa dana periode sebelumnya agar distribusi MBG tetap berjalan.

Namun, dana tersebut akhirnya tidak cukup untuk menutup kebutuhan operasional dapur.

“Yang dua minggu ini belum cair juga Mas. Akhirnya kemarin pakai sisa dana, tapi setelah itu ya tidak bisa lanjut,” jelasnya.

Pihak SPPG mengaku sudah berkoordinasi dengan koordinator wilayah BGN setempat.

Namun hingga kini, belum ada kepastian terkait waktu pencairan dana dari pusat.

Untuk menghindari risiko kerugian, terutama bagi mitra penyedia bahan pangan, SPPG Sambirejo memilih menghentikan sementara seluruh aktivitas dapur.

“Kalau dipaksakan nomboki dulu, takutnya nanti dananya tidak cukup, kasihan mitra,” katanya.

SPPG Sambirejo selama ini menyalurkan MBG ke 30 sekolah di Kecamatan Jiwan, dengan total penerima manfaat mencapai 3.036 siswa dari berbagai jenjang pendidikan.

Penghentian sementara ini telah disosialisasikan kepada pihak sekolah dan wali murid.

“Sudah kami sosialisasikan ke sekolah-sekolah bahwa sementara libur sampai ada pencairan,” tutur Awidyo.

Tak hanya berdampak pada siswa, berhentinya operasional dapur juga berimbas pada tenaga kerja.

Tercatat ada 48 personel yang terlibat dalam operasional SPPG Sambirejo.

Seluruhnya sementara dirumahkan sambil menunggu kepastian pencairan dana.

“Kalau ada pencairan, ya insya Allah bisa langsung operasional lagi,” pungkasnya.

Awidyo menambahkan, persoalan serupa tidak hanya terjadi di Sambirejo.

Di Kabupaten Madiun, tercatat sekitar lima SPPG lain juga menghentikan operasional karena dana MBG belum cair.

“Dari laporan ada beberapa yang sama,” tandasnya. (odi/aan)

Editor : Hengky Ristanto
#Dana BGN belum cair #SPPG Sambirejo #MBG Jiwan #program makan gratis #madiun #siswa tidak terima MBG