Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

RSUD Caruban Madiun Digelontor Alkes Canggih Rp 50 Miliar, Masuk RS Prioritas Kemenkes

Loditya Fernandes • Senin, 12 Januari 2026 | 05:30 WIB
BERUNTUNG: RSUD Caruban masuk rumah sakit prioritas KJSU Kemenkes dan bakal menerima bantuan peralatan kesehatan canggih senilai puluhan miliar rupiah. LODITYA FERNANDES/RADAR MADIUN
BERUNTUNG: RSUD Caruban masuk rumah sakit prioritas KJSU Kemenkes dan bakal menerima bantuan peralatan kesehatan canggih senilai puluhan miliar rupiah. LODITYA FERNANDES/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Kabar baik bagi layanan kesehatan di Kabupaten Madiun.

RSUD Caruban bakal menerima bantuan peralatan kesehatan canggih dari Kementerian Kesehatan.

Nilai bantuan tersebut jika dikonversi ke rupiah diperkirakan menembus Rp 50 miliar.

Direktur RSUD Caruban drg Farid Amirudin mengatakan, bantuan itu merupakan bagian dari program penguatan rumah sakit rujukan.

RSUD Caruban ditetapkan sebagai rumah sakit prioritas layanan kanker, jantung, stroke, dan uronefrologi (KJSU).

“Kalau dijadikan uang, total bantuan alat dari Kemenkes itu bisa sampai Rp 50 miliar,” ujarnya.

Sebagai RS prioritas KJSU, RSUD Caruban akan menerima sejumlah alat utama berteknologi tinggi.

Di antaranya mamograf untuk deteksi kanker payudara serta Cytotoxic Drug Cabinet guna mendukung layanan kemoterapi.

“2026 ini targetnya kami mendapatkan mamograf untuk pemeriksaan kanker, kemudian Cytotoxic Drug Cabinet untuk pengobatan kemoterapi,” jelas Farid.

Selain itu, rumah sakit milik Pemkab Madiun tersebut juga akan memperoleh CT Scan 64 slice, jauh lebih canggih dibandingkan alat yang digunakan saat ini yang masih berkapasitas 16 slice.

“Yang kami punya sekarang hanya 16 slice. Nanti tentu lebih canggih. Termasuk juga ventilator dan USG,” imbuhnya.

Farid menambahkan, bantuan peralatan kesehatan tersebut bersumber dari program Strengthening Indonesia’s HealthCare Referral Network (Sihren) dan akan disalurkan secara bertahap.

Pada 2026, nilai bantuan diperkirakan berkisar Rp 19–21 miliar, lalu berlanjut pada 2027 dengan tambahan alat strategis lain.

“Termasuk rencana Cath Lab yang ditargetkan terealisasi sampai 2027. Jadi memang bertahap,” katanya.

Penunjukan RSUD Caruban sebagai rumah sakit prioritas KJSU, lanjut Farid, didasarkan pada sejumlah pertimbangan.

Mulai kesiapan sumber daya manusia, lokasi yang strategis, hingga dukungan penuh pemerintah daerah.

“SDM kami lebih komplet, tempatnya strategis, dan ada dukungan stakeholder serta pemerintah daerah yang siap mendukung sarana prasarana. Itu yang membuat RSUD Caruban dipilih,” pungkasnya. (odi/aan)

Editor : Hengky Ristanto
#alat kesehatan canggih #RSUD Caruban #kemenkes #kesehatan madiun #CT Scan 64 slice #madiun #rumah sakit prioritas KJSU #layanan kanker