Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Tak Pakai APBD, Pemkab Madiun Ajak Pengusaha Lokal Urun Ide dan CSR Hidupkan MUS

Loditya Fernandes • Rabu, 14 Januari 2026 | 10:30 WIB
HIDUPKAN: Pemkab Madiun mengajak pengusaha lokal urun ide dan kepedulian sosial untuk menghidupkan kembali Madiun Umbul Square. DOK RADAR MADIUN
HIDUPKAN: Pemkab Madiun mengajak pengusaha lokal urun ide dan kepedulian sosial untuk menghidupkan kembali Madiun Umbul Square. DOK RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Pemkab Madiun berupaya menghidupkan kembali Madiun Umbul Square (MUS) yang pernah menjadi ikon wisata Madiun Raya.

Untuk mengembalikan daya tarik wisata pelat merah tersebut, pemkab mengajak sejumlah pengusaha lokal duduk bersama, menyumbangkan gagasan hingga kepedulian sosial.

Langkah itu dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Sigit Budiarto.

Sejumlah pengusaha muda lokal dihadirkan guna memberi masukan terkait konsep pengelolaan dan pengembangan MUS ke depan.

“Kemarin kami rapat koordinasi dipimpin Pak Sekda dengan beberapa pihak, termasuk pengusaha lokal Kabupaten Madiun,” ungkap Kabag Perekonomian Setda Kabupaten Madiun Puji Satriyo.

Dalam rapat tersebut, hadir sejumlah pengusaha lokal, di antaranya Sirojul Kahfi, Elloy Dohan, dan Achmad Romadhoni.

Mereka diminta menyampaikan ide pengembangan kawasan wisata MUS.

Gayung bersambut, berbagai gagasan pun mengemuka.

Mulai dari konsep wisata edukasi, penataan kawasan, hingga optimalisasi fasilitas agar MUS kembali menarik bagi pengunjung.

“Itu menjadi bahan masukan bagi kami,” terang Puji yang akrab disapa Yoyok.

Tak hanya urun ide, pemkab juga membuka ruang kontribusi nyata dari pengusaha lokal melalui skema corporate social responsibility (CSR).

Bentuknya bukan kerja sama bisnis jangka panjang atau kontrak pengelolaan, melainkan bantuan sukarela untuk pembenahan fasilitas.

“Harapannya, meski sekadar membantu pengecatan pagar, memperbaiki fasilitas, atau menata lingkungan, itu sudah bentuk kontribusi kepada daerah,” jelas Yoyok.

Hingga kini, pemkab belum menetapkan bentuk kontribusi secara rinci.

Para pengusaha akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Direktur MUS untuk memetakan kebutuhan paling mendesak di lapangan.

Kontribusi pun disesuaikan dengan kemampuan dan kepedulian masing-masing pihak.

“Mas Kahfi nanti koordinasi dengan Direktur MUS, kira-kira apa saja yang perlu dibenahi. Sedikit-sedikit ikut ndandani supaya MUS semakin bagus,” imbuhnya.

Rapat koordinasi tersebut juga melibatkan sejumlah OPD terkait, seperti Disparpora, BPKAD, serta asisten yang membidangi aset daerah.

Prinsipnya, Pemkab Madiun membuka ruang seluas-luasnya bagi siapa pun yang ingin ikut berpartisipasi memajukan MUS.

“Umbul ini milik Kabupaten Madiun. Siapa pun yang ingin berkontribusi silakan, dalam bentuk apa pun,” pungkas Yoyok. (odi/aan)

Editor : Hengky Ristanto
#pengusaha lokal Madiun #revitalisasi MUS #CSR pengusaha #Pemkab Madiun #ikon wisata Madiun Raya #mus madiun #madiun #wisata madiun #madiun umbul square