Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Diserang Hewan Buas, DKPP Madiun Turunkan Dokter Hewan Obati Kambing Warga

Dian Rahayu • Jumat, 23 Januari 2026 | 11:50 WIB
PENGOBATAN: Petugas PTL dan dokter hewan DKPP Kabupaten Madiun memberikan pengobatan dan vitamin pada kambing warga korban serangan hewan buas di Desa Ngranget.
PENGOBATAN: Petugas PTL dan dokter hewan DKPP Kabupaten Madiun memberikan pengobatan dan vitamin pada kambing warga korban serangan hewan buas di Desa Ngranget.

Jawa Pos Radar Madiun – Kematian belasan kambing yang diduga akibat serangan hewan buas di wilayah Kecamatan Dagangan langsung ditindaklanjuti Pemkab Madiun.

Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun, petugas teknik lapangan (PTL) bersama dokter hewan diterjunkan ke tiga desa terdampak, yakni Desa Ngranget, Segulung, dan Padas.

Tim DKPP melakukan pendataan sekaligus pengobatan terhadap ternak milik warga yang mengalami luka akibat serangan tersebut.

Kabid Peternakan DKPP Kabupaten Madiun Harris Imballo Siregar menjelaskan, di Desa Ngranget tercatat lima ekor kambing milik dua warga menjadi korban serangan yang terjadi pada 14 Januari lalu.

Dari jumlah tersebut, dua ekor ditemukan mati, sementara tiga lainnya mengalami luka serius.

“Dari tiga kambing yang luka, satu ekor terpaksa disembelih karena kondisi lukanya terlalu lebar dan parah,” ujarnya saat dikonfirmasi kemarin (22/1).

Untuk Desa Padas, lanjut Harris, pendataan masih terus dilakukan karena laporan warga masih bertambah.

Sementara di Desa Segulung, hingga kemarin belum ada laporan resmi yang masuk ke DKPP.

“Untuk Padas masih kami update karena masih berproses,” katanya.

Penanganan Medis dan Perawatan
Harris menjelaskan, penanganan medis dilakukan dengan pemberian antibiotik, antinyeri, dan antistres melalui suntikan.

Selain itu, petugas juga melakukan penyemprotan luka serta memberikan vitamin minum untuk menjaga daya tahan tubuh ternak yang selamat.

“Untuk luka ringan hingga sedang masih bisa sembuh. Tapi kalau lukanya lebar dan menganga, proses penyembuhan bisa lebih lama. Sangat tergantung ketelatenan pemilik dalam merawat luka sesuai arahan petugas,” jelasnya. (ryu/aan)

Editor : Hengky Ristanto
#dkpp madiun #serangan hewan buas #dokter hewan Madiun #madiun #kambing mati Dagangan #ternak diserang hewan liar #peternakan madiun