Jawa Pos Radar Madiun – Ketenangan dan kemantapan hati terpancar dari penampilan Ibrahim Wiratama Asshidiq dalam lanjutan Audisi Dai Cilik hari kedua di Studio Jawa Pos TV Madiun, Selasa (27/1).
Peserta perwakilan MIN 5 Madiun ini membawakan tema “Ramadan Ceria, Belajar Puasa dengan Gembira” dengan gaya penyampaian yang sangat tenang.
Di atas panggung, Ibrahim mengenakan gamis hitam yang dipadukan dengan kopiah berwarna senada.
Pilihan busana ini menghadirkan kesan sederhana namun mantap, mendukung karakternya saat menyampaikan tausiyah.
Didukung intonasi yang jelas dan terukur, materi dakwah yang disampaikannya pun terasa runtut dan mudah dipahami oleh audiens.
Baca Juga: Sentil Kebiasaan Ngerumpi saat Puasa, Amanda Syifa Suguhkan Tawa di Panggung Dai Cilik
Dalam pesannya, Ibrahim menegaskan bahwa esensi puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga.
Lebih dari itu, puasa adalah sebuah proses pembelajaran untuk melatih sikap jujur, sabar, serta kemampuan mengendalikan emosi.
Menurutnya, puasa merupakan latihan efektif untuk membentuk pribadi yang lebih hebat karena menuntut kemampuan menahan diri yang kuat. Ia juga menepis anggapan bahwa puasa membuat tubuh menjadi lemah.
“Ibadah puasa tidak membuat lemas, tetapi justru menjadi sarana meningkatkan kualitas iman,” tegasnya.
Dakwah Ibrahim ditutup dengan ajakan menyentuh agar umat Islam menjalankan puasa dengan tulus dan ikhlas, semata-mata didasari rasa cinta kepada Allah SWT. (*)
Editor : Mizan Ahsani