Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Nasib Perbaikan Jalan Rusak di Madiun Tergantung Dana dari Pusat, Hari Wuryanto Beri Kepastian

Dian Rahayu • Kamis, 29 Januari 2026 | 14:40 WIB
BELUM DIPERBAIKI: Sejumlah ruas jalan di Kabupaten Madiun masih berlubang dan rusak.
BELUM DIPERBAIKI: Sejumlah ruas jalan di Kabupaten Madiun masih berlubang dan rusak.

Jawa Pos Radar Madiun – Keterbatasan anggaran daerah membuat sejumlah ruas jalan di Kabupaten Madiun belum bisa diperbaiki.

Dari total panjang jalan kabupaten yang mencapai sekitar 936 kilometer, pemkab pun belum bisa memperbaiki semuanya.

Sebab harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

“Jumlah jalan di Kabupaten Madiun sangat panjang, mencapai ratusan kilometer. Pembangunannya tidak bisa dilakukan sekaligus, sehingga harus bertahap,” ujar Bupati Madiun Hari Wuryanto kepada awak media, Rabu (28/1).

Bupati menegaskan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan tetap menjadi prioritas utama pemkab.

Sebab berpengaruh langsung terhadap peningkatan perekonomian masyarakat.

Namun, pihaknya meminta masyarakat bersabar karena tidak seluruh ruas jalan dapat diperbaiki dalam waktu bersamaan.

“Anggaran dari pusat mengalami pengurangan, termasuk dana desa yang tersisa sekitar 30 persen. Kondisi ini tentu berpengaruh terhadap percepatan pembangunan infrastruktur,” jelasnya.

Mas Hari Wur -panggilan akrab Bupati Madiun- berbesar hati menyampaikan mohon maaf kepada masyarakat atas kondisi sejumlah jalan yang masih rusak.

Meski demikian, Pemkab Madiun berkomitmen untuk terus melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan secara berkesinambungan.

Menurutnya, infrastruktur merupakan salah satu kunci penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap dukungan serta doa dari masyarakat agar proses pembangunan infrastruktur di Kabupaten Madiun dapat terus berjalan, meskipun di tengah keterbatasan anggaran yang ada,” tuntasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono menegaskan pihak legislatif tetap mendukung program pembangunan infrastruktur jalan, meskipun anggaran 2026 tidak memungkinkan perbaikan dalam skala besar.

“Pada prinsipnya, sesuai visi dan misi Presiden RI serta Bupati Madiun, infrastruktur khususnya jalan tetap menjadi prioritas. Meski anggarannya terbatas, tetap ada sejumlah ruas jalan yang akan diselesaikan pada tahun 2026,” katanya saat dikonfirmasi.

Fery juga menambahkan, DPRD bersama pemkab akan terus mendorong penganggaran yang sejalan dengan program ketahanan pangan dan pembangunan infrastruktur agar dapat direalisasikan secara optimal.

“Kami terus dorong penganggaran tetap berjalan, baik ketahanan pangan maupun pembangunan infrastruktur bisa terealisasi maksimal,” tuturnya. (ryu/aan)

Editor : Mizan Ahsani
#Bupati Madiun #pembangunan #madiun #jalan rusak #Perbaikan #hari wuryanto