Jawa Pos Radar Madiun – Kinerja pembangunan Kabupaten Madiun mendapat apresiasi dari Pemprov Jawa Timur dalam forum Musrenbang RKPD 2027.
Sejumlah indikator strategis dinilai menunjukkan tren positif dan selaras dengan arah kebijakan nasional maupun provinsi.
Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Jatim Lilik Pudjiastuti menyebut capaian ketenagakerjaan Kabupaten Madiun tergolong kompetitif.
’’Kabupaten Madiun menunjukkan kinerja ketenagakerjaan sangat kompetitif, terlihat dari tingkat pengangguran terbuka yang terus membaik secara signifikan,’’ ujarnya.
Menurutnya, efektivitas penyerapan tenaga kerja menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus pemerataan pendapatan.
’’Efektivitas penyerapan tenaga kerja ini menjadi motor penggerak utama dalam mendorong distribusi pendapatan yang semakin merata,’’ tambahnya.
Hal itu juga tercermin dari menurunnya ketimpangan yang diukur melalui Indeks Gini.
Lilik juga menyoroti capaian makro daerah yang terus membaik. Tingkat kemiskinan Kabupaten Madiun pada 2025 tercatat 10,4 persen dan menunjukkan tren penurunan sejak 2021.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mengalami peningkatan konsisten dalam beberapa tahun terakhir.
’’Capaian ini menunjukkan komitmen kuat daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,’’ tegasnya.
Pemkab Madiun menargetkan pertumbuhan ekonomi pada kisaran 4,5 persen hingga 5,05 persen.
Tingkat pengangguran terbuka ditargetkan turun hingga 3,24 persen, sedangkan angka kemiskinan ditekan hingga 9,21 persen.
’’Perencanaan pembangunan kabupaten/kota harus selaras dengan pembangunan nasional dan provinsi,’’ jelasnya.
Di sisi lain, Pemprov Jatim menekankan pentingnya penguatan pelayanan dasar sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.
Kebijakan tersebut sejalan dengan tema RKPD Provinsi Jawa Timur 2027 yang menitikberatkan pada peningkatan akses dan kualitas layanan publik.
’’Penguatan pelayanan dasar ini menjadi fondasi agar pertumbuhan ekonomi benar-benar inklusif,’’ pungkasnya. (odi/aan)
Editor : Hengky Ristanto