MADIUN – Penyaluran bantuan pangan (bapang) di Kabupaten Madiun terus dikebut.
Hingga pertengahan April, realisasi distribusi telah mencapai 77 persen dan ditargetkan rampung sebelum akhir bulan.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) bahkan turun langsung melakukan pemantauan.
Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas Andriko Noto Susanto meninjau distribusi di Desa Buduran, Kecamatan Wonoasri, kemarin (16/4).
Monitoring dilakukan untuk memastikan bantuan pemerintah tersalurkan tepat sasaran kepada masyarakat berpenghasilan rendah.
’’Jadi kami ingin memonitor, memastikan bahwa bantuan pangan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat miskin itu dapat terealisasi dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.
Secara nasional, bantuan pangan menyasar 33,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM).
Setiap penerima mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi Februari dan Maret.
’’Ini merupakan upaya pemerintah agar saudara-saudara kita yang berpendapatan rendah tidak terhambat kebutuhan logistik pangannya,” imbuhnya.
Dari hasil pemantauan bersama Bulog dan Satgas Pangan, penyaluran di Kabupaten Madiun dinilai berjalan lancar tanpa kendala berarti.
’’Sejauh ini tidak ada kendala. Semua berjalan dengan baik, mulai dari pemerintah desa, masyarakat, hingga logistik yang diterima,” katanya.
Bapanas juga mendorong percepatan distribusi agar penyaluran tahap Februari–Maret dapat rampung sebelum akhir April.
’’Kalau bisa akhir April ini semua sudah selesai, jangan sampai nyeberang ke Mei agar penyaluran tahap berikutnya bisa segera dilakukan,” tegasnya.
Khusus Kabupaten Madiun, penyaluran ditargetkan selesai dalam waktu satu minggu ke depan.
Sementara itu, Pinca Perum Bulog Divre Madiun Agung Sarianto mengungkapkan progres distribusi telah mencapai 77 persen dengan total sekitar 1.600 ton beras tersalurkan.
’’Alhamdulillah untuk Kabupaten Madiun sudah mencapai 77 persen. Target kami insyaallah tanggal 23 penyaluran bantuan pangan ini selesai,” ujarnya.
Saat ini masih terdapat sekitar lima kecamatan yang belum tersentuh distribusi.
’’Masih ada sekitar lima kecamatan, tapi kami optimistis bisa selesai sesuai target,” pungkasnya.
Total bantuan pangan yang disalurkan di Kabupaten Madiun tahun ini mencapai 2.202.480 kilogram beras dan 440.196 liter minyak goreng untuk 110.124 penerima bantuan pangan (PBP). (odi/aan)
Editor : Hengky Ristanto