Jawa Pos Radar Madiun – Peringatan Hari Kartini ke-147 di Kabupaten Madiun berlangsung berbeda.
Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) perempuan didaulat menjadi petugas upacara di halaman Pendopo Ronggo Djoemeno, Selasa (21/4).
Mengenakan busana adat, para petugas tetap tampil luwes menjalankan tugas. Mulai dari komandan upacara, perwira, pembaca UUD 1945, hingga pembawa acara.
Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, penunjukan tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap perjuangan Raden Ajeng Kartini sekaligus penegasan peran perempuan dalam pembangunan.
“Perempuan harus terus meningkatkan kapasitas diri dan percaya pada kemampuannya,” ujarnya.
Ia mendorong perempuan menjadi pribadi yang tangguh, mandiri, dan inspiratif tanpa meninggalkan nilai budaya.
Dalam upacara tersebut, ASN perempuan mengisi sejumlah posisi strategis dan menjalankan tugas dengan tertib dan profesional.
Selain upacara, peringatan juga diwarnai aksi simbolis.
Bupati, wakil bupati, Forkopimda, serta kepala OPD memberikan karangan bunga kepada istri masing-masing sebagai bentuk penghargaan terhadap peran perempuan dalam keluarga.
Panitia juga memberikan penghargaan kepada peserta dengan kostum terbaik. Penilaian didasarkan pada estetika serta kesesuaian busana dengan tema.
Momentum ini menjadi pengingat pentingnya peran perempuan sekaligus refleksi semangat Kartini di era modern. (odi/aan)
Editor : Hengky Ristanto