Jawa Pos Radar Madiun – Kepengurusan Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kabupaten Madiun resmi berakhir per hari ini (28/4).
Namun hingga kini, surat keputusan (SK) penunjukan pelaksana tugas (Plt) ketua dari Asprov PSSI Jawa Timur belum juga turun.
Ketua Askab PSSI Kabupaten Madiun Fery Sudarsono mengatakan, masa jabatan pengurus telah habis pada akhir April.
“Sampai sekarang SK Plt belum turun, sementara masa kepengurusan sudah habis bulan ini,” ujarnya.
Menurut dia, penunjukan Plt sepenuhnya menjadi kewenangan Asprov PSSI Jatim. Posisi tersebut juga berpeluang diisi figur dari luar Kabupaten Madiun.
Baca Juga: Karate Madiun Sabet 9 Emas di Kejurprov, Siap Tempur di Kerjunas PB FORKI
“Bisa saja dari internal Asprov atau Askab daerah lain,” jelasnya.
Meski terjadi kekosongan kepengurusan, program kerja tetap harus berjalan.
Sejumlah agenda penting sudah menanti, termasuk persiapan Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Timur.
Selain itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan pelatih dan wasit juga menjadi prioritas.
“Siapapun nanti yang ditunjuk harus melanjutkan program yang sudah direncanakan,” tegasnya.
Baca Juga: Baru 32 Rampung, Proyek Koperasi Merah Putih di Madiun Dikebut
Dalam waktu dekat, sedikitnya tiga agenda kegiatan telah dijadwalkan pada bulan depan.
Program tersebut dinilai penting untuk menjaga kesinambungan pembinaan sepak bola di Kabupaten Madiun.
Fery menambahkan, penunjukan ketua definitif masih menunggu regulasi terbaru dari PSSI.
Hingga kini, Asprov belum menggelar kongres sebagai dasar penetapan kepengurusan baru.
“Perubahan AD/ART masih dibahas. Jadi kami menunggu keputusan lebih lanjut,” ujarnya. (odi/aan)
Editor : Hengky Ristanto