Jawa Pos Radar Madiun – Kursi kepemimpinan Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kabupaten Madiun masih kosong.
Hingga kini, belum ada pelaksana tugas (Plt) yang ditunjuk setelah masa kepengurusan berakhir pada 28 April lalu.
Fasilitator pengisian pengurus Askab, Ansori, mengatakan pihaknya masih menunggu keputusan dari Asprov PSSI Jawa Timur.
“Masih kami komunikasikan. Belum ada penunjukan,” ujarnya, Senin (4/5).
Baca Juga: Kepengurusan Askab PSSI Madiun Habis, SK Plt Ketua Belum Turun
Menurut dia, keberadaan Plt menjadi kebutuhan mendesak agar roda organisasi tetap berjalan.
Permohonan penunjukan telah disampaikan, baik secara resmi maupun melalui komunikasi langsung.
Di sisi lain, Ketua Askab periode 2022–2026, Fery Sudarsono, mengaku tidak berambisi maju kembali.
Namun, ia membuka peluang jika mendapat dukungan dari klub anggota.
“Kalau inisiatif saya maju, tidak. Tapi kalau diajukan, saya serahkan ke klub,” ujarnya.
Baca Juga: Amir Jadi Plt Ketua Askot PSSI Madiun, Nasib PSM Dipertanyakan
Fery menegaskan pencalonan terbuka bagi siapa saja. Terdapat 21 klub sekolah sepak bola (SSB) yang memiliki hak suara dalam pemilihan ketua Askab.
Dia berharap muncul figur baru yang mampu membawa perkembangan sepak bola daerah ke arah yang lebih baik.
Sementara itu, bursa calon ketua mulai menghangat.
Selain nama Fery, muncul dua kandidat baru dari kalangan pengusaha muda dan tokoh senior sepak bola lokal.
Keduanya disebut mulai menjajaki peluang dengan mencari informasi terkait syarat dan mekanisme pencalonan. (odi/her)
Editor : Hengky Ristanto