Jawa Pos Radar Madiun – Sejumlah warga Desa Pecinan, Kecamatan Balerejo, akhirnya bisa menikmati akses listrik mandiri setelah menerima Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), kemarin (7/5).
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Sri Suparni Bahlil yang juga menjabat Penasehat Dharma Wanita Persatuan Kementerian ESDM.
“Harapannya tentu dengan adanya bantuan ini masyarakat bisa terbantu, khususnya wilayah yang belum mendapat akses listrik,” ujarnya.
Program BPBL merupakan kolaborasi antara Seruni Kabinet Merah Putih, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, dan PLN.
Sebanyak 513 titik sambungan listrik baru disalurkan untuk wilayah Kabupaten Madiun.
Sasaran program adalah warga yang belum memiliki sambungan listrik mandiri, termasuk rumah tangga yang selama ini masih menyalur listrik dari tetangga.
“Kami mendapat data masih ada warga di Kabupaten Madiun yang belum mendapat akses listrik maupun masih nyambung ke tetangga,” kata Sri Suparni.
Selain bantuan listrik rumah tangga, rombongan juga meresmikan 30 titik Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) yang tersebar di sejumlah desa.
Peresmian dilakukan secara simbolis melalui penyalaan lampu tenaga surya di Desa Pacinan menggunakan remote.
“Mudah-mudahan bermanfaat untuk keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan-jalan desa,” ungkapnya.
Sebanyak 30 titik PJUTS tersebar di delapan desa.
Masing-masing Desa Pacinan tiga titik, Simo tiga titik, Pajaran empat titik, Mojorayung tiga titik, Bener lima titik, Bancong empat titik, Luworo tiga titik, dan Bulakrejo lima titik.
Sri Suparni juga meminta pemerintah daerah ikut mengawal keberlangsungan fasilitas tersebut agar tetap terawat dan tidak rusak.
“Mohon nanti diawasi agar tidak rusak maupun hilang,” pesannya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Hari Wuryanto, Purnomo Hadi, serta jajaran TP PKK Kabupaten Madiun.
Selain itu, rombongan juga menggelar sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di sejumlah sekolah di Desa Pacinan, Kedungrejo, Muneng, dan Simo.
Wakil Ketua Bidang IV Seruni Kabinet Merah Putih, Ernawati Trenggono, yang juga istri Menteri Kelautan dan Perikanan, bertugas mengampanyekan program Gemarikan kepada masyarakat. (odi/aan)
Editor : Hengky Ristanto