Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Antisipasi Penyakit Menular, DKPP Madiun Siapkan Tim Pmeriksa Hewan Kurban

Dian Rahayu • Senin, 25 Mei 2026 | 12:00 WIB
Petugas kesehatan hewan melakukan pemeriksaan hewan kurban menjelang Idul Adha di Kabupaten Madiun. DOK JAWA POS RADAR MADIUN
Petugas kesehatan hewan melakukan pemeriksaan hewan kurban menjelang Idul Adha di Kabupaten Madiun. DOK JAWA POS RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun menyiapkan 15 tim pemeriksa kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha.

Tim tersebut bakal diterjunkan ke seluruh kecamatan untuk melakukan pemeriksaan postmortem di lokasi penyembelihan.

Kepala DKPP Kabupaten Madiun Paryoto mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan daging kurban aman dikonsumsi masyarakat.

“Pemeriksaan dilakukan mulai sebelum hingga setelah penyembelihan agar daging kurban benar-benar steril dari penyakit yang bisa menular ke manusia,” ujarnya, Senin (25/5).

Menurut Paryoto, sebanyak 15 tim akan disebar ke 15 kecamatan di Kabupaten Madiun.

Tim terdiri atas dokter hewan ASN dan swasta, paramedik veteriner, hingga inseminator.

Mereka ditempatkan di sejumlah titik penyembelihan guna memeriksa kondisi daging dan organ hewan setelah dipotong.

“Petugas akan menyebar di lokasi penyembelihan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh,” katanya.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas mengecek bagian karkas seperti jaringan otot, lemak, tulang, hingga kelenjar getah bening.

Pemeriksaan dilakukan untuk mendeteksi perubahan warna, pembengkakan, maupun kerusakan jaringan yang mengindikasikan penyakit berbahaya.

“Kondisi karkas harus dipastikan normal sebelum daging dibagikan,” jelasnya.

Selain karkas, organ dalam hewan seperti hati, paru-paru, limpa, jantung, ginjal, dan usus juga diperiksa secara detail.

Pemeriksaan hati dilakukan untuk mendeteksi cacing hati, sedangkan organ lain dicek guna memastikan tidak ada infeksi maupun indikasi penyakit seperti antraks.

“Kami ingin memastikan seluruh daging kurban sehat dan layak dikonsumsi masyarakat,” tandas Paryoto. (ryu/aan)

Editor : Hengky Ristanto
#pemeriksaan postmortem #DKPP Kabupaten Madiun #kesehatan hewan #idul adha #hewan kurban