Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Pengambilan PIN SPMB di Madiun Dimulai, Antrean Calon Siswa Padati SMAN 1 Dolopo

Dian Rahayu • Minggu, 31 Mei 2026 | 18:00 WIB
Calon peserta didik memadati layanan verifikasi rapor dan pengambilan PIN SPMB 2026 di SMAN 1 Dolopo pada hari pertama pelaksanaan. DIAN RAHAYU/JAWA POS RADAR MADIUN
Calon peserta didik memadati layanan verifikasi rapor dan pengambilan PIN SPMB 2026 di SMAN 1 Dolopo pada hari pertama pelaksanaan. DIAN RAHAYU/JAWA POS RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Tahapan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA/SMK sederajat Tahun Ajaran 2026/2027 resmi dimulai.

Calon peserta didik mulai melakukan verifikasi nilai rapor dan pengambilan PIN sebagai syarat mengikuti proses pendaftaran yang berlangsung hingga 9 Juni mendatang.

Antusiasme terlihat di SMAN 1 Dolopo. Sejak Jumat pagi (29/5), puluhan calon siswa memadati ruang layanan verifikasi dan pengambilan PIN yang disediakan sekolah.

Salah satunya Hilma Azkia, calon siswa asal MTsN 1 Kabupaten Madiun.

Meski berencana mendaftar ke SMAN 1 Geger, dia memilih melakukan verifikasi dan pengambilan PIN di SMAN 1 Dolopo karena lokasinya lebih dekat.

"Ke sini mau verifikasi PIN. Rencana mau daftar ke SMAN 1 Geger, tapi katanya untuk PIN bisa ambil di sekolah terdekat, jadi saya ke SMAN 1 Dolopo," ujarnya.

Hilma mengaku antrean sudah cukup ramai meski layanan baru dibuka sejak pagi hari.

"Untuk antreannya ini lumayan panjang walau masih pagi," imbuhnya.

Kepala SMAN 1 Dolopo Mahfud Efendi mengatakan, pada hari pertama layanan dibuka, tercatat 42 calon siswa telah melakukan verifikasi dan pengambilan PIN di sekolahnya.

Jumlah tersebut dinilai lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada pelaksanaan tahun sebelumnya.

"Alhamdulillah animonya calon siswa tahun ini lebih greget dan lebih bagus. Di hari kedua ini cukup ramai yang datang," ungkapnya.

Menurut Mahfud, secara umum pelaksanaan verifikasi berjalan lancar.

Meski sempat terjadi gangguan akses sistem akibat tingginya jumlah pengguna secara bersamaan, kondisi tersebut tidak berlangsung lama.

"Sejauh ini tidak ada kendala berarti. Hanya sempat down server dari pusat, wajar karena bersamaan dibuka, tapi tidak lama setelahnya bisa diakses normal kembali," katanya.

Untuk mendapatkan PIN, calon peserta didik wajib membawa sejumlah dokumen persyaratan.

Di antaranya kartu keluarga, surat keterangan lulus atau ijazah dari sekolah asal, rapor semester satu hingga lima, serta sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) apabila memiliki.

Guna mempercepat pelayanan, SMAN 1 Dolopo menyiapkan enam operator khusus yang bertugas membantu proses verifikasi data dan pengambilan PIN.

Mahfud menjelaskan, sebenarnya proses pengambilan PIN dapat dilakukan secara daring dari rumah.

Namun, banyak calon siswa memilih datang langsung ke sekolah agar mendapatkan pendampingan apabila mengalami kendala teknis.

"Kalau misalnya ada kendala terkait sistem, bisa langsung ditangani operator kami. Jadi mereka lebih mantap untuk pengambilan PIN," jelasnya.

Dia menambahkan, pelaksanaan SPMB tahun ini juga mengalami sejumlah perubahan dibandingkan tahun sebelumnya.

Mulai dari komposisi kuota pada masing-masing jalur penerimaan, urutan tahapan pendaftaran, hingga penyesuaian rayon pada jalur domisili.

Jika tahun lalu pendaftaran diawali jalur prestasi, tahun ini seleksi dimulai dari jalur domisili yang dijadwalkan berlangsung pada 11–12 Juni mendatang.

Sementara untuk rayon domisili SMAN 1 Dolopo meliputi empat kecamatan, yakni Dolopo, Dagangan, Kebonsari, dan Geger.

"Kalau tahun lalu itu pendaftaran jalur prestasi dulu. Tahun ini berubah jadi domisili dulu. Kemudian untuk rayon kami ada empat kecamatan, yakni Dolopo, Dagangan, Kebonsari, dan Geger," tandas Mahfud. (ryu/aan)

Editor : Hengky Ristanto
#SPMB 2026 #Pengambilan PIN #ppdb jatim #pendidikan madiun #SMAN 1 Dolopo