Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Rumah Petani Lansia di Saradan Madiun Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 200 Juta

Dian Rahayu • Selasa, 16 Juni 2026 | 19:47 WIB
Petugas Damkar Kabupaten Madiun melakukan pemadaman kebakaran rumah milik warga Desa Sumberbendo, Kecamatan Saradan. FOTO: ISTIMEWA
Petugas Damkar Kabupaten Madiun melakukan pemadaman kebakaran rumah milik warga Desa Sumberbendo, Kecamatan Saradan. FOTO: ISTIMEWA

Jawa Pos Radar Madiun – Musibah kebakaran menghanguskan rumah milik seorang petani lansia di Desa Sumberbendo, Kecamatan Saradan, Selasa (16/6).

Saat peristiwa terjadi, pemilik rumah diketahui sedang berada di kebun sehingga tidak sempat menyelamatkan harta bendanya.

Rumah milik Lamidi tersebut dilalap si jago merah sekitar pukul 13.45 WIB.

Api diduga berasal dari korsleting listrik di salah satu ruangan sebelum dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan.

“Kebakaran diduga akibat korsleting arus listrik,” kata Kabid Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran Satpol PP Kabupaten Madiun Andy Koerniawan.

Kepulan asap pertama kali diketahui oleh tetangga korban.

Warga yang melihat asap tebal membumbung dari dalam rumah segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran.

Menerima laporan, tim Damkar bersama BPBD Kabupaten Madiun langsung bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan satu unit armada Fuso Fighter.

Namun, upaya penanganan menghadapi sejumlah kendala.

Selain jarak tempuh yang cukup jauh dari pos pemadam, akses menuju lokasi juga tergolong sulit karena kondisi jalan desa yang sempit, rusak, dan menanjak.

“Jarak dari pos cukup jauh, lebih dari tujuh kilometer. Selain itu akses jalan desa sempit, rusak, dan menanjak,” ujarnya.

Petugas membutuhkan waktu sekitar 45 menit untuk tiba di lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi, kobaran api sudah membesar dan melalap sebagian besar bangunan rumah.

Setelah berjibaku selama beberapa jam, petugas akhirnya berhasil mengendalikan api dan melakukan pendinginan.

Situasi dinyatakan aman sekitar pukul 16.00 WIB.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut karena rumah dalam keadaan kosong saat kebakaran terjadi.

Namun, hampir seluruh bangunan beserta sebagian besar barang di dalamnya tidak dapat diselamatkan.

Akibat peristiwa itu, kerugian material diperkirakan mencapai Rp 200 juta.

Andy mengingatkan masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing.

Pemeriksaan rutin dinilai penting untuk mencegah risiko kebakaran yang dipicu gangguan kelistrikan.

“Kami mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dan memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman,” tandasnya. (ryu/her)

Editor : Hengky Ristanto
#rumah terbakar madiun #kebakaran saradan #madiun #Korsleting Listrik #Damkar Kabupaten Madiun