Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Rekor Unbeaten Berakhir, Sparta Pena Fokus Rebut Posisi Ketiga Piala Kapolres Madiun 2026

Loditya Fernandes • Rabu, 17 Juni 2026 | 21:50 WIB
Aksi Direktur Radar Madiun Ockta Prana di laga semifinal Piala Kapolres Madiun 2026 antara Sparta Pena kontra Pemkab Madiun, Rabu (17/6).
Aksi Direktur Radar Madiun Ockta Prana di laga semifinal Piala Kapolres Madiun 2026 antara Sparta Pena kontra Pemkab Madiun, Rabu (17/6).

Jawa Pos Radar Madiun - Langkah impresif Sparta Pena di ajang Mini Soccer U-40 Piala Kapolres Madiun 2026 akhirnya terhenti di babak semifinal.

Tim yang diperkuat para jurnalis Madiun itu harus mengakui keunggulan Pemkab Madiun FC setelah kalah telak 0-4 dalam pertandingan yang berlangsung sengit.

Hasil tersebut menjadi kekalahan pertama Sparta Pena sepanjang turnamen sekaligus memupus harapan tampil di partai final.

Meski demikian, tim masih memiliki kesempatan menutup turnamen dengan raihan trofi juara ketiga.

Sejak awal pertandingan, Pemkab Madiun FC tampil efektif memanfaatkan celah pertahanan lawan.

Baca Juga: SPMB Tahap 2 SMAN 2 Madiun Diserbu Pendaftar, Jalur Prestasi Paling Diminati

Dayat Waspodo membuka keunggulan melalui sontekan membalik badan yang gagal diantisipasi lini belakang Sparta Pena.

Gol cepat tersebut membuat permainan Sparta Pena kehilangan ritme. Situasi itu berhasil dimanfaatkan tim Pemkab Madiun FC untuk terus menekan.

Danar Irawan kemudian mencetak dua gol tambahan melalui sundulan dan tendangan mendatar yang membawa timnya unggul 3-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Sparta Pena berupaya bangkit. 

Sejumlah peluang berhasil diciptakan melalui Gatot Setiaki, Ockta Prana, dan Burmanto. Namun, kokohnya pertahanan lawan membuat seluruh peluang gagal berbuah gol.

Baca Juga: Pencuri Terekam CCTV Gasak 7 Laptop di Setda Magetan, Masuk Lewat Pintu Belakang

Alih-alih memperkecil ketertinggalan, Sparta Pena justru kembali kebobolan.

Joko Lelono sukses memanfaatkan serangan balik cepat untuk mencetak gol keempat sekaligus memastikan kemenangan Pemkab Madiun FC dengan skor akhir 4-0.

Penyerang Sparta Pena yang juga Direktur Jawa Pos Radar Madiun, Ockta Prana, mengakui hasil tersebut menjadi pukulan berat bagi timnya.

Namun, ia memilih memberikan apresiasi kepada lawan yang tampil lebih efektif sepanjang pertandingan.

“Kekalahan 4-0 ini memang menyakitkan, apalagi ini adalah kekalahan perdana kita sekaligus memutus mimpi Sparta Pena menuju partai puncak,” ujarnya usai laga.

Baca Juga: Bursa Transfer Liga Spanyol: Real Madrid Resmi Boyong Bernardo Silva dari Manchester City

Meski gagal mencapai final, Ockta meminta seluruh pemain tidak larut dalam kekecewaan.

Menurutnya, masih ada target yang harus diperjuangkan, yakni merebut posisi ketiga.

“Kecewa itu manusiawi, tapi jangan lama-lama. Kita tidak boleh pulang dengan tangan kosong. Masih ada gengsi dan harga diri yang harus kita pertaruhkan di laga perebutan juara ketiga nanti. Saya minta tim segera melakukan evaluasi total,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain, tim pelatih, dan suporter Sparta Mania yang terus memberikan dukungan sepanjang turnamen.

“Lupakan hari ini, tegakkan kepala. Kita alihkan seluruh fokus untuk merebut trofi juara ketiga sebagai pelipur lara sekaligus pembuktian bahwa Sparta Pena belum habis,” tambahnya.

Baca Juga: Dana Rp 21,4 Miliar Belum Jelas Peruntukannya, PT Java Fortis Ajukan 30 Bukti ke Pengadilan

Manajer Sparta Pena, Wiwit Eko Prasetyo, menilai gol cepat yang dicetak lawan menjadi titik balik pertandingan. 

Menurutnya, mental dan konsentrasi pemain sempat terganggu setelah kebobolan di awal laga.

“Teman-teman sebenarnya sudah bermain bagus dan menjunjung tinggi fair play. Hanya saja, tim kayaknya kurang siap di awal laga. Begitu kebobolan cepat, agak susah untuk memotivasi mereka kembali di lapangan,” katanya.

Meski gagal melaju ke final, Wiwit tetap bangga dengan perjuangan para pemain. Ia optimistis Sparta Pena masih mampu menutup turnamen dengan hasil positif.

“Harusnya kami bertemu Pemkab di final. Tapi tidak apa-apa, keseluruhan mereka sudah main bagus, teman-teman suporter juga datang luar biasa. Target kita sekarang adalah mengejar dan mengamankan juara ketiga,” ujarnya.

Baca Juga: Cerpen Wayang Mbok Bodro 1, Burisrawa Tersungkur akibat Cinta

Sementara itu, kubu Pemkab Madiun FC menyambut kemenangan tersebut dengan penuh rasa syukur.

Salah satu pencetak gol, Joko Lelono, menegaskan bahwa turnamen ini bukan semata soal menang dan kalah, melainkan sarana mempererat hubungan antarlembaga.

“Alhamdulillah, sore ini kita bisa bermain dengan penuh kegembiraan bersama teman-teman Sparta Pena. Meskipun berhasil menang 4-0, sejatinya ini bukan sekadar urusan menang atau kalah. Yang paling utama adalah terjalinnya kerja sama, persahabatan, dan rasa kekeluargaan yang erat antara Pemkab Madiun dan jurnalis Madiun,” ujarnya.

Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun di lapangan dapat terus berlanjut dalam hubungan kerja sehari-hari.

“Melalui momentum Hari Bhayangkara ini, harapannya kebersamaan kita ke depan bisa berjalan lebih harmonis, kompak, dan selalu bersinergi bersama,” tandasnya. (odi)

Editor : Mizan Ahsani
#sparta pena #kapolres madiun #radar madiun #Pemkab Madiun #mini soccer