Jawa Pos Radar Madiun - Komitmen SMPN 1 Kebonsari, Kabupaten Madiun, dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih dan sehat bukan isapan jempol.
Bagaimana tidak, lembaga pendidikan ini berhasil menyabet juara 1 Lomba Penilaian Kebersihan Lingkungan Sekolah Tingkat SMP se-Kabupaten Madiun 2026.
Prestasi membanggakan tersebut diraih berkat konsistensi pengimplementasian program unggulan bertajuk Selamat Asri.
Wujud nyata kerja kolektif menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman untuk menunjang pembelajaran.
‘’Juara 1 ini bukan kerja satu orang, melainkan kerja tim yang digerakkan oleh hati,’’ beber Kepala SMPN 1 Kebonsari Zainal Arifin.
Selamat Asri merupakan akronim Selasa Jum’at Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Program yang diluncurkan
oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto pada 17 April lalu dijalankan secara masif.
Setiap Selasa dan Jumat, seluruh elemen sekolah melebur dalam kegiatan kerja bakti,
pengelolaan sampah, penataan taman, serta pembiasaan disiplin hidup sehat.
Keberhasilan gerakan ini tak lepas dari sistem monitoring dan evaluasi berkala yang diterapkan Zainal.
Meski begitu, baginya piala kejuaraan hanyalah sebuah bonus.
‘’Tujuan utama dari Selamat Asri adalah membangun karakter. Siswa tidak hanya disodori teori,
tetapi mempraktikkan tanggung jawab menjaga lingkungan,’’ tegasnya.
Melalui penanaman budaya bersih yang konsisten,
SMPN 1 Kebonsari membuktikan bahwa keasrian lingkungan berbanding lurus dengan kondusivitas belajar.
Ketika lingkungan asri, anak-anak otomatis lebih nyaman belajar, lebih sehat, dan berkarakter.
‘’Kami berharap kesadaran ini terus melekat menjadi budaya yang berkelanjutan,’’ pungkas Zainal. (eln/cor/*)
Editor : Tim Magang Radar Madiun