Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Raih Status Kandidat Rujukan Google, SMPN 1 Dolopo Terapkan Pembelajaran Full Elektronik

Tim Magang Radar Madiun • Rabu, 1 Juli 2026 | 08:39 WIB
Direktur Jawa Pos Radar Madiun Ockta Prana menyerahkan penghargaan Digital Transformation kepada Kepala SMPN 1 Dolopo, Arif Wardoyo dalam Radar Madiun Education Awards 2026, Minggu (28/6). (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
Direktur Jawa Pos Radar Madiun Ockta Prana menyerahkan penghargaan Digital Transformation kepada Kepala SMPN 1 Dolopo, Arif Wardoyo dalam Radar Madiun Education Awards 2026, Minggu (28/6). (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

Jawa Pos Radar Madiun - Transisi menuju ekosistem pendidikan modern bukan lagi sekadar wacana di SMPN 1 Dolopo, Kabupaten Madiun. 

Lembaga pendidikan ini telah menerapkan sistem pembelajaran berbasis elektronik (full electronic) yang mencakup seluruh lini akuntabilitas akademik,

mulai dari tahap perencanaan, penyampaian materi, evaluasi, hingga pembagian rapor siswa.

Komitmen tinggi tersebut mengantarkan SMPN 1 Dolopo resmi menyandang status sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG). 

Untuk menopang program berskala besar ini, pihak sekolah menyediakan fasilitas infrastruktur digital

berupa lima laboratorium Teknologi Informasi dan Komputer (TIK) yang dilengkapi 175 unit komputer, 320 unit tablet, serta server mandiri. 

Fasilitas tersebut diakses secara bergilir oleh 30 kelas untuk menyelenggarakan Pembelajaran Berbasis Hybrid (PBH) dan pemanfaatan buku elektronik.

Baca Juga: Hari Ini Puncak Exmud Party, Kadindik Jatim dan Puluhan Insan Pendidikan akan Terima Penghargaan Radar Madiun Education Awards 2026

"Kami memiliki kesiapan sekolah digital untuk mendukung pembelajaran yang fleksibel dan interaktif.

Buku elektronik, materi, evaluasi, sampai rapor semuanya sudah berbasis elektronik,"

ujar Kepala SMPN 1 Dolopo, Arif Wardoyo.

Akselerasi digital ini berjalan seimbang dengan peningkatan kompetensi tenaga pendidik.

Saat ini, sebanyak 80 persen guru di SMPN 1 Dolopo telah aktif memanfaatkan TIK dalam pembelajaran. 

Sebagai bentuk standardisasi mutu, para guru diwajibkan memproduksi video pembelajaran berdurasi tiga menit yang diunggah ke situs resmi sekolah.

Langkah inovatif ini memastikan materi belajar tetap dapat diakses oleh siswa kapan saja dan dari mana saja.

Untuk menjaga iklim belajar yang kondusif, sekolah juga memasang sistem pengawasan digital berupa jaringan CCTV di area laboratorium guna memantau aktivitas siswa.

Manajemen sekolah menargetkan pada tahun 2027 seluruh jajaran guru termasuk tenaga pendidik sudah 100 persen melek digital,

sehingga pengisian modul dan input nilai dapat dilakukan secara fleksibel dari rumah melalui sistem login situs sekolah.

Baca Juga: Ratusan Pelajar Ramaikan Exmud Party 2026, Ajang Kreativitas yang Siapkan Generasi Digital

Atas keberhasilan memelopori transformasi digital sekolah yang terintegrasi, adaptif, dan diakui secara global ini,

SMPN 1 Dolopo dianugerahi penghargaan Digital Transformation dalam ajang Radar Madiun Education Awards 2026.

"Penerapan teknologi ini pada akhirnya bertujuan mengarahkan siswa agar bijak dalam menggunakan gawai dan komputer.

Kami ingin mereka memanfaatkannya untuk belajar dan berkarya, bukan sekadar untuk media sosial atau bermain game," pungkas Arif. (eln/*/naz)

Editor : Tim Content Writer Radar Madiun
#Education Awards 2026 #Penghargaan Digital Transformation #Kepala SMPN 1 Dolopo #jawa pos radar madiun