Jawa Pos Radar Madiun – Kekuatan pertahanan di Kabupaten Madiun berpotensi kembali bertambah.
Setelah pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Mejayan, satu batalyon baru lagi diproyeksikan berdiri di Kecamatan Saradan.
Komandan Kodim (Dandim) 0803/Madiun Letkol Inf I Nyoman Adhi Saputra membenarkan adanya rencana penambahan Yonif TP di wilayah Kabupaten Madiun.
Menurutnya, batalyon tersebut merupakan alokasi yang semula direncanakan untuk Kota Madiun.
"Rencana awal memang ditambah untuk Kota Madiun. Namun, karena di wilayah kota tidak ada lahan yang mencukupi, kemungkinan besar penempatannya akan digeser kembali ke wilayah Kabupaten Madiun," ujarnya, Sabtu (4/7).
Meski merupakan limpahan alokasi dari Kota Madiun, batalyon baru tersebut direncanakan memiliki struktur organisasi, kapasitas, serta jumlah personel yang setara dengan Yonif TP lainnya.
Kodim 0803/Madiun juga telah memetakan lokasi yang dinilai strategis sebagai tempat pembangunan satuan baru tersebut.
"Untuk rencana penempatan batalyon limpahan kota ini, saya merencanakan posisinya berada di area Caruban, atas seizin dari Pak Bupati dan jajaran Forkopimda. Secara gambaran umum, titik lokasinya diproyeksikan masuk di wilayah Kecamatan Saradan," jelas Nyoman.
Dia menambahkan, rencana tersebut telah dikoordinasikan dengan pemerintah daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna memastikan kesiapan wilayah apabila pembangunan batalyon direalisasikan.
Apabila terealisasi, Kabupaten Madiun akan memiliki dua Yonif TP, masing-masing di Mejayan dan Saradan.
Kehadiran satuan baru itu diharapkan memperkuat sistem pertahanan teritorial sekaligus mendukung berbagai program pembangunan di wilayah Kabupaten Madiun. (odi/aan)
Editor : Hengky Ristanto