Jawa Pos Radar Madiun - Musibah kebakaran menimpa rumah milik Suparti, warga RT 5/RW 1, Desa Klorogan, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, pada Senin (6/7) malam.
Kobaran api menghanguskan sebagian bangunan rumah beserta perabotan di dalamnya sehingga menyebabkan kerugian yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 21.07 WIB.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Namun, kobaran api yang terus membesar membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Masyarakat kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Petugas Damkar Kabupaten Madiun, Septa Prayoga, mengatakan satu unit mobil pemadam jenis Ayaxx dari Pos 3 langsung diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan.
"Mendapat laporan warga, kami langsung menerjunkan satu unit mobil Damkar jenis Ayaxx dari Pos 3," ungkap Septa Prayoga saat dikonfirmasi, kemarin (7/7).
Saat petugas tiba di lokasi, api telah merambat dari bagian gudang menuju sebagian bangunan rumah.
Petugas kemudian melakukan pemadaman dan pembasahan hingga dipastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Menurut Septa, kondisi angin yang cukup kencang membuat kobaran api cepat membesar.
"Kondisinya berangin jadi api mudah membesar, dugaannya akibat konsleting listrik dari gudang," terangnya. (ryu/aan)
Editor : Hengky Ristanto