Ketua KKG PAI Kabupaten Madiun sekaligus Ketua Panitia Acara, Anwar Aziz, mengungkapkan kegiatan ini didasari atas komitmen bersama untuk mengawali segala sesuatu dengan kebaikan. Terlebih, pelaksanaannya bertepatan dengan momentum bersejarah hari jadi. Menurutnya, keberadaan Kabupaten Madiun tidak lepas dari tetesan keringat dan perjuangan para leluhur serta pejuang.
Gayung bersambut, Bupati Madiun Hari Wuryanto memberikan respons serta dukungan penuh atas inisiasi doa bersama yang dimotori elemen pendidik keagamaan ini. "Kita sudah berikhtiar luar biasa untuk memajukan daerah. Namun, ikhtiar terakhir adalah berdoa. Melalui doa berjamaah bersama ratusan guru PAI ini, insya Allah niat yang ikhlas dan tulus akan lebih mujarab dan diijabah Allah SWT," tutur Mas Hari Wur - sapaan bupati-.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Madiun, Agus Sucipto, menegaskan doa bersama ini telah menjelma menjadi habituasi atau budaya yang mengakar kuat di ekosistem pendidikan setempat. Praktik spiritual ini menjadi pilar utama dalam menyukseskan program penguatan pendidikan karakter. "Semua tindakan kita secara norma harus dilandasi doa. Anak-anak harus ditanamkan prinsip untuk terus belajar, belajar, dan belajar, namun jangan pernah lupa untuk berdoa," tuturnya. (odi/aan)