11 Warga Kabupaten Madiun Ikut Tim Ekspedisi Patriot, Dikirim ke Kawasan Transmigrasi

Loditya Fernandes • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 17:00 WIB
MULAI KONSOLIDASI: dr Purnomo Hadi mengikuti agenda konsolidasi bersama DPW dan DPP PKB usai ditetapkan sebagai calon Ketua DPC PKB Kabupaten Madiun periode 2026-2031. LODITYA FERNANDES/RADAR MADIUNWakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi. LODITYA FERNANDES/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Sebanyak 11 warga Kabupaten Madiun terpilih menjadi anggota Tim Ekspedisi Patriot yang digagas Kementerian Transmigrasi.

Mereka akan diberangkatkan ke sejumlah kawasan transmigrasi untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan keahlian sesuai bidang masing-masing, sekaligus membantu mengembangkan potensi daerah.

Sebelum berangkat, para peserta mengikuti pembekalan di Ruang IT Pusat Pemerintahan (Puspem) Caruban, Selasa (21/7).

Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi mengatakan, peserta berasal dari sejumlah perguruan tinggi ternama di Indonesia.

Rinciannya, lima peserta berasal dari Universitas Airlangga (Unair), tiga dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dua dari Universitas Brawijaya (UB), dan satu dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

Menurut Wakil Bupati yang akrab disapa Dokter Pur, para peserta akan mengembangkan potensi sumber daya alam berdasarkan hasil pemetaan yang telah dilakukan pada pelaksanaan Program Ekspedisi Patriot sebelumnya.

"Tahun ini mereka dikirim ke sana untuk mengaplikasikan potensi yang ada, sehingga masyarakat transmigrasi mampu memberdayakan, memanfaatkan, dan meningkatkan sumber daya alam serta peluang yang tersedia," ujarnya.

Ia menjelaskan, Program Ekspedisi Patriot merupakan bagian dari upaya Kementerian Transmigrasi dalam mempercepat pembangunan dan pemberdayaan kawasan transmigrasi.

Selama menjalankan tugas, peserta akan berinteraksi langsung dengan masyarakat untuk mendampingi pengembangan potensi lokal.

"Harapannya, mereka mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat di sana sehingga kesejahteraan bisa tercapai," tuturnya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Madiun memberikan pembekalan sebelum keberangkatan.

Para peserta dijadwalkan berangkat pada 23 Juli 2026 untuk mengikuti rangkaian pelepasan tingkat provinsi sebelum melanjutkan perjalanan ke Jakarta dan daerah penempatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Madiun Arik Krisdiananto mengatakan, seluruh peserta merupakan warga Kabupaten Madiun yang lolos melalui proses pendaftaran dan seleksi.

Mereka akan menjalankan tugas selama sekitar empat bulan di berbagai kawasan transmigrasi. Sebagian besar peserta ditempatkan di wilayah Papua.

"Dari 11 peserta, delapan orang ditempatkan di Papua Barat. Sisanya masing-masing satu orang di Sulawesi Selatan, Papua Barat Daya, Sulawesi Barat, dan Papua Selatan. Nantinya mereka juga akan menyampaikan laporan kepada kementerian," jelas Arik. (odi/aan)

Editor : Hengky Ristanto
ekspedisi patriot kementerian transmigrasi Kabupaten Madiun