Jawa Pos Radar Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun terus memperkuat edukasi konsumsi pangan sehat melalui program B2SA Goes To School.
Kali ini, sebanyak 100 siswa SMPN 2 Mejayan mendapat pembekalan tentang pola makan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA).
Kegiatan yang digelar Rabu (5/8) tersebut melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, serta pihak sekolah.
Program ditandai dengan penyerahan poster dan pamflet edukasi B2SA dari DKPP kepada SMPN 2 Mejayan.
Kabid Konsumsi dan Keamanan Pangan DKPP Kabupaten Madiun Sri Murdilah Goida Alfiah mengatakan, edukasi B2SA bertujuan membangun kesadaran pelajar mengenai pentingnya memilih makanan sehat sejak dini.
"Kami ingin mengedukasi anak-anak tentang konsumsi yang sehat. Harapannya nanti mereka bisa menerapkan di keluarga dan menyebarkan pemahaman tentang konsumsi sesuai prinsip B2SA," ujarnya, Kamis (6/8).
Dalam kegiatan tersebut, siswa mendapatkan materi terkait pola makan sesuai kebutuhan tubuh berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG), pemenuhan nutrisi masa pertumbuhan, hingga pencegahan stunting.
Materi disampaikan oleh narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun Fitryanti Indar Sari.
Menurutnya, konsumsi pangan yang sesuai kebutuhan tubuh menjadi salah satu langkah menjaga kecukupan gizi sekaligus menekan angka stunting.
"Intinya bagaimana konsumsi pangan yang sesuai kebutuhan tubuh agar nutrisi tercukupi sekaligus menjadi salah satu upaya mengurangi angka stunting," jelasnya.
Tahun ini, program B2SA Goes To School menyasar dua sekolah, yakni SMPN 2 Wungu dan SMPN 2 Mejayan.
DKPP berharap kegiatan tersebut dapat diperluas agar semakin banyak pelajar memahami pentingnya pola konsumsi sehat.
Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun Arif Hendro Karyoto menyambut baik program tersebut.
Menurutnya, edukasi pangan bergizi menjadi bekal penting bagi peserta didik dalam mendukung tumbuh kembang.
"Kami memberikan dukungan sepenuhnya terhadap kegiatan ini untuk mempersiapkan generasi muda yang sehat dan berkualitas," tuturnya.
Kepala SMPN 2 Mejayan Budi Santoso juga mengapresiasi pelaksanaan B2SA Goes To School.
Dia berharap siswa mampu menerapkan pengetahuan tersebut dalam memilih makanan yang sehat, aman, dan bergizi seimbang.
"Harapannya anak-anak bisa membedakan mana makanan yang sehat, aman, dan bergizi seimbang sehingga kebutuhan gizinya terpenuhi serta dapat mencegah kekurangan gizi maupun stunting," katanya.
Sebanyak 100 siswa dari total 567 peserta didik mengikuti kegiatan tersebut.
Mereka diharapkan menjadi penggerak untuk menyebarluaskan pemahaman B2SA kepada siswa lainnya.
"Kami berharap 100 anak ini dapat menggetoktularkan ilmu yang diperoleh kepada teman-temannya sehingga manfaat kegiatan ini bisa dirasakan lebih luas," pungkas Budi. (odi/aan)
Editor : Hengky Ristanto