Jawa Pos Radar Madiun – Muhammad Abdul Ghoni kembali menunjukkan tajinya di atas ring.
Atlet muaythai asal Kabupaten Madiun tersebut sukses mempertahankan medali emas pada Indonesia Muaythai Championship 2026 di GOR Abdur Rosyad Irwan, Kota Bekasi.
Turun di nomor elite putra kelas 57 kilogram, Ghoni tampil dominan sejak babak awal.
Atlet binaan KONI Kabupaten Madiun tersebut menyingkirkan lawan-lawannya dari Kalimantan Selatan, Jambi, hingga Jawa Barat dengan kemenangan technical knockout (TKO).
’’Abdul Ghoni ikut mewakili Kabupaten Madiun dan berhasil mempertahankan juara satu atau medali emas yang diperolehnya pada Kejurnas NTB 2025 lalu,’’ ujar Ketua Cabor Muaythai Kabupaten Madiun Muchtar Ruzi, Senin (17/8).
Performa Ghoni semakin garang pada partai puncak. Berhadapan dengan Hanok Demonsial Baimo dari Jawa Barat, dia tidak membutuhkan waktu lama untuk memastikan gelar juara.
Ghoni menuntaskan pertandingan lewat kemenangan knockout (KO) pada ronde pertama.
Hasil tersebut sekaligus memperpanjang catatan impresifnya setelah meraih emas Kejurnas Muaythai di NTB pada 2025.
’’Dalam pertandingan, Ghoni mengalahkan lawan-lawannya dari Kalimantan Selatan, Jambi, dan Jawa Barat dengan TKO. Di final, dia menang KO pada ronde pertama,’’ beber Ruzi.
Menurut Ruzi, keberhasilan tersebut merupakan buah dari pembinaan dan jam terbang yang terus ditingkatkan.
Ghoni tak hanya menjadi atlet binaan KONI Kabupaten Madiun, tetapi juga mengikuti program Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) Muaythai Jawa Timur.
Pengalaman bertandingnya turut ditempa melalui sejumlah laga profesional berskala internasional di Thailand.
’’Di samping mengikuti Puslatda, Abdul Ghoni juga menjalani laga-laga pro internasional di Thailand. Jadi, jam terbang dan pengalaman bertandingnya terus bertambah,’’ jelasnya. (odi/her)
Editor : Hengky Ristanto