Jawa Pos Radar Madiun - Tak ada yang lebih menyiksa daripada sakit gigi di malam hari.
Rasa ngilu yang menusuk, gusi yang berdenyut, dan kesulitan tidur bisa membuat malam terasa panjang.
Sayangnya, pada jam-jam seperti itu, dokter gigi dan apotek umumnya tutup.
Tapi tenang, ada cara sederhana namun ampuh untuk meredakan sakit gigi tanpa harus keluar rumah: berkumur dengan air garam hangat.
Manfaat Air Garam untuk Meredakan Sakit Gigi
Dilansir dari berbagai sumber medis, air garam hangat telah lama digunakan sebagai obat rumahan untuk mengatasi berbagai keluhan di mulut.
Berikut manfaat berkumur dengan larutan garam:
1. Meredakan sakit gigi
Air garam bersifat osmotik, menarik cairan dari jaringan yang bengkak dan mengurangi tekanan pada saraf gigi.
2. Mengatasi gusi bengkak
Kandungan antiseptik alami dalam air garam membantu meredakan peradangan dan mempercepat pemulihan jaringan gusi.
3. Menghilangkan bau mulut
Bakteri penyebab bau mulut dapat ditekan dengan berkumur rutin, sehingga mulut terasa lebih segar.
4. Mencegah penyakit gusi
Radang gusi seperti gingivitis dan periodontitis bisa dicegah dengan rutinitas berkumur air garam.
5. Menyeimbangkan pH mulut
Air garam membantu menjaga lingkungan mulut tetap basa, menghambat pertumbuhan bakteri penyebab plak dan karies.
6. Menghilangkan sisa makanan
Larutan garam melonggarkan sisa makanan yang menyelip di sela gigi, mencegah penumpukan karang gigi.
Cara Benar Berkumur dengan Air Garam
Untuk mendapatkan hasil optimal, berikut cara membuat dan menggunakan larutan garam:
Larutkan 1/2 sendok teh garam ke dalam 1 gelas air hangat (±250 ml).
Berkumurlah selama 30 detik, terutama di area yang terasa nyeri.
Jangan ditelan. Buang larutan setelah berkumur.
Lakukan 2–3 kali sehari, terutama setelah makan dan sebelum tidur.
Meskipun efektif meredakan nyeri ringan, air garam bukanlah pengganti pemeriksaan dokter gigi.
Jika sakit gigi tak kunjung reda atau makin parah, segera konsultasikan ke dokter.
Selain itu, hindari berkumur terlalu lama atau terlalu sering, karena bisa merusak enamel gigi. (tif/naz)
Editor : Mizan AhsaniSumber : Radar Madiun