Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

9 Jenis Pijat dan Manfaatnya: Bikin Tubuh Rileks, Hilangkan Stres, Hingga Atasi Penyakit

Yunita Tri Desianti • Jumat, 1 Agustus 2025 | 00:43 WIB
Ilustrasi pijat yang membuat tubuh rileks.
Ilustrasi pijat yang membuat tubuh rileks.

Jawa Pos Radar Madiun – Pijat bukan hanya sekadar cara untuk mengusir pegal-pegal. Jika dilakukan dengan metode yang tepat, terapi ini dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan fisik dan mental.

Mulai dari meredakan stres, memperbaiki sirkulasi darah, hingga mendukung pemulihan penyakit kronis, pijat memiliki banyak jenis dengan manfaat yang spesifik.

Berikut 9 jenis pijat dan manfaatnya bagi kesehatan, agar Anda bisa memilih terapi yang paling sesuai dengan kebutuhan tubuh Anda.

1. Pijat Swedia (Swedish Massage)

Pijat ini mengombinasikan lima teknik: menggosok (effleurage), memijat (petrissage), menggetarkan (vibration), menggerus (friction), dan memukul (tapotement).

Manfaatnya:

Melancarkan peredaran darah

 Baca Juga: Cara Mengatasi Jerawat Batu secara Alami dan Efektif untuk Kulit Bebas Bekas Hitam

Mengurangi ketegangan otot

Meningkatkan hormon endorfin

Meningkatkan fungsi pembuluh vena

Membuang asam laktat penyebab pegal

2. Pijat Aromaterapi (Aromatherapy Massage)

Menggunakan minyak esensial dengan aroma tertentu seperti lavender, peppermint, lemon, hingga kayu cendana.

Manfaatnya tergantung jenis minyak yang digunakan:

Relaksasi tubuh dan pikiran

Meredakan flu ringan

Mengangkat mood dan energi

Meningkatkan kualitas tidur

Mengurangi stres dan kelelahan

3. Pijat Jaringan Dalam (Deep Tissue Massage)

Pijatan dilakukan lebih dalam ke otot dan jaringan ikat, cocok untuk Anda yang mengalami nyeri otot kronis atau pemulihan cedera.

Manfaatnya: 

Meredakan carpal tunnel syndrome

Meningkatkan fleksibilitas otot

Melancarkan sirkulasi oksigen

Mempercepat penyembuhan cedera

4. Pijat Shiatsu

Berbasis teknik dari Jepang yang menstimulasi titik akupresur menggunakan jari, telapak tangan, bahkan siku.

Manfaatnya:

Menurunkan stres

Memperbaiki sistem pencernaan

Mengatasi nyeri sendi dan insomnia

Meredakan sakit kepala dan PMS

5. Pijat Thai (Thai Massage)

Menggabungkan teknik pijat dan yoga pasif. Klien akan diminta untuk mengikuti gerakan peregangan selama terapi.

Manfaatnya:

Meredakan migrain

Melancarkan energi tubuh

Meningkatkan fleksibilitas

Mengurangi kekakuan otot dan stres

6. Pijat Prenatal (Prenatal Massage)

Dikhususkan untuk ibu hamil dengan fokus pada area pinggang, punggung bawah, dan kaki.

Manfaatnya:

Mengurangi nyeri saraf dan pembengkakan

Meredakan ketegangan otot saat hamil

Meningkatkan kualitas tidur

Mengurangi stres dan kecemasan

Catatan: Harus dilakukan oleh terapis bersertifikasi dan dengan izin dokter, terutama pada trimester pertama.

7. Pijat Olahraga (Sport Massage)

Dirancang khusus untuk atlet atau individu yang sering melakukan aktivitas fisik berat.

Manfaatnya:

Meregangkan otot

Meningkatkan daya tahan tubuh

Mengurangi risiko cedera

Mempercepat pemulihan pasca-latihan

8. Pijat Akupresur (Acupressure Massage)

Berfokus pada titik-titik tertentu di tubuh yang dipercaya bisa mengalirkan energi dan menyembuhkan penyakit.

Manfaatnya:

Meningkatkan kualitas tidur

Meredakan mual dan pusing

Membantu pemulihan pasien kemoterapi

Mengatasi masalah pencernaan dan nyeri otot

9. Pijat Refleksi (Reflexology)

Menstimulasi titik-titik saraf di tangan dan kaki yang terhubung dengan organ tubuh.

Manfaatnya:

Mendeteksi masalah kesehatan dini

Melancarkan peredaran darah

Meringankan kelelahan otot

Menjaga keseimbangan sistem tubuh (cor)

Editor : Andi Chorniawan
#jenis #Hilangkan Stres #pijat #tubuh #rileks