Jawa Pos Radar Madiun – Pijat bukan hanya sekadar cara untuk mengusir pegal-pegal. Jika dilakukan dengan metode yang tepat, terapi ini dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan fisik dan mental.
Mulai dari meredakan stres, memperbaiki sirkulasi darah, hingga mendukung pemulihan penyakit kronis, pijat memiliki banyak jenis dengan manfaat yang spesifik.
Berikut 9 jenis pijat dan manfaatnya bagi kesehatan, agar Anda bisa memilih terapi yang paling sesuai dengan kebutuhan tubuh Anda.
1. Pijat Swedia (Swedish Massage)
Pijat ini mengombinasikan lima teknik: menggosok (effleurage), memijat (petrissage), menggetarkan (vibration), menggerus (friction), dan memukul (tapotement).
Manfaatnya:
Melancarkan peredaran darah
Baca Juga: Cara Mengatasi Jerawat Batu secara Alami dan Efektif untuk Kulit Bebas Bekas Hitam
Mengurangi ketegangan otot
Meningkatkan hormon endorfin
Meningkatkan fungsi pembuluh vena
Membuang asam laktat penyebab pegal
2. Pijat Aromaterapi (Aromatherapy Massage)
Menggunakan minyak esensial dengan aroma tertentu seperti lavender, peppermint, lemon, hingga kayu cendana.
Manfaatnya tergantung jenis minyak yang digunakan:
Relaksasi tubuh dan pikiran
Meredakan flu ringan
Mengangkat mood dan energi
Meningkatkan kualitas tidur
Mengurangi stres dan kelelahan
3. Pijat Jaringan Dalam (Deep Tissue Massage)
Pijatan dilakukan lebih dalam ke otot dan jaringan ikat, cocok untuk Anda yang mengalami nyeri otot kronis atau pemulihan cedera.
Manfaatnya:
Meredakan carpal tunnel syndrome
Meningkatkan fleksibilitas otot
Melancarkan sirkulasi oksigen
Mempercepat penyembuhan cedera
4. Pijat Shiatsu
Berbasis teknik dari Jepang yang menstimulasi titik akupresur menggunakan jari, telapak tangan, bahkan siku.
Manfaatnya:
Menurunkan stres
Memperbaiki sistem pencernaan
Mengatasi nyeri sendi dan insomnia
Meredakan sakit kepala dan PMS
5. Pijat Thai (Thai Massage)
Menggabungkan teknik pijat dan yoga pasif. Klien akan diminta untuk mengikuti gerakan peregangan selama terapi.
Manfaatnya:
Meredakan migrain
Melancarkan energi tubuh
Meningkatkan fleksibilitas
Mengurangi kekakuan otot dan stres
6. Pijat Prenatal (Prenatal Massage)
Dikhususkan untuk ibu hamil dengan fokus pada area pinggang, punggung bawah, dan kaki.
Manfaatnya:
Mengurangi nyeri saraf dan pembengkakan
Meredakan ketegangan otot saat hamil
Meningkatkan kualitas tidur
Mengurangi stres dan kecemasan
Catatan: Harus dilakukan oleh terapis bersertifikasi dan dengan izin dokter, terutama pada trimester pertama.
7. Pijat Olahraga (Sport Massage)
Dirancang khusus untuk atlet atau individu yang sering melakukan aktivitas fisik berat.
Manfaatnya:
Meregangkan otot
Meningkatkan daya tahan tubuh
Mengurangi risiko cedera
Mempercepat pemulihan pasca-latihan
8. Pijat Akupresur (Acupressure Massage)
Berfokus pada titik-titik tertentu di tubuh yang dipercaya bisa mengalirkan energi dan menyembuhkan penyakit.
Manfaatnya:
Meningkatkan kualitas tidur
Meredakan mual dan pusing
Membantu pemulihan pasien kemoterapi
Mengatasi masalah pencernaan dan nyeri otot
9. Pijat Refleksi (Reflexology)
Menstimulasi titik-titik saraf di tangan dan kaki yang terhubung dengan organ tubuh.
Manfaatnya:
Mendeteksi masalah kesehatan dini
Melancarkan peredaran darah
Meringankan kelelahan otot
Menjaga keseimbangan sistem tubuh (cor)
Editor : Andi Chorniawan