Jawa Pos Radar Madiun - Sarapan pagi kerap disebut sebagai “bahan bakar” utama tubuh sebelum memulai aktivitas.
Tak sekadar mengisi perut kosong, sarapan juga memberi energi, meningkatkan fokus, serta menjaga konsentrasi sepanjang hari.
Pakar gizi menyebut waktu terbaik untuk sarapan adalah sejak bangun tidur hingga pukul 9 pagi.
Pada rentang waktu ini, tubuh membutuhkan asupan yang mampu memenuhi sekitar 15–30 persen kebutuhan gizi harian.
Dengan menu yang tepat, produktivitas bisa terjaga dan tubuh tetap aktif sepanjang hari.
Pentingnya Menu Seimbang
Sarapan tidak hanya menambah energi, tetapi juga mendukung fungsi otak agar bekerja optimal.
Para ahli menyarankan menu sarapan yang lengkap, mencakup karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, serta serat.
Kombinasi ini menjaga gula darah tetap stabil sekaligus membuat tubuh kenyang lebih lama.
Tips Memilih Sarapan Sehat
Pilih makanan bernutrisi seimbang. Karbohidrat kompleks memberikan energi tahan lama, protein membantu regenerasi sel, sementara lemak sehat menjaga stabilitas gula darah.
Hindari makanan tidak sehat. Produk tinggi gula tambahan dan lemak jenuh bisa menyebabkan energi naik-turun dan meningkatkan risiko penyakit jantung.
Atur porsi. Porsi terlalu besar membuat tubuh lemas, sedangkan terlalu kecil bisa menyebabkan kurang energi di siang hari.
Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Rp 7.000, Masyarakat Bisa Raih Cuan Jika Jual Hari Ini
Panduan Menu Sarapan Ideal
Sarapan sehat sebaiknya memberi energi yang dilepaskan perlahan. Berikut panduan menu praktis yang bisa dipilih:
1. Karbohidrat
Nasi bisa diganti kentang 300 gram atau mie kering 75 gram.
2. Lauk hewani
75 gram ikan kembung dapat diganti 2 potong ayam tanpa kulit (80 gr), 1 butir telur ayam besar (55 gr), atau 2 potong daging sapi ukuran sedang (70 gr).
3. Lauk nabati
100 gram tahu setara dengan 2 potong tempe ukuran sedang (50 gr).
4. Sayuran
150 gram sayuran, setara satu mangkuk sedang.
5. Buah-buahan
150 gram pepaya dapat diganti 2 jeruk ukuran sedang (110 gr) atau 1 pisang ambon kecil (50 gr).
6. Air putih
Penting untuk menjaga metabolisme, fungsi organ vital, kesehatan kulit, dan pencernaan.
Dengan pola ini, sarapan akan memberi energi optimal tanpa membuat tubuh cepat lelah.
Namun, pakar gizi menegaskan bahwa kebutuhan nutrisi setiap orang berbeda, sehingga menu sarapan perlu disesuaikan dengan kondisi dan preferensi masing-masing. (naz)
Editor : Mizan Ahsani