Penuhi Cairan, Pilih Makanan Berserat, dan Lakukan Pijatan Lembut
Jawa Pos Radar Madiun - Sembelit sering dialami bayi yang baru mulai makan MPASI (Makanan Pendamping ASI).
Kondisi ini biasanya disebabkan perubahan pola makan dari cair ke padat.
Meski umum terjadi, sembelit pada bayi MPASI tetap perlu ditangani dengan cara yang tepat agar si kecil merasa nyaman dan pencernaannya kembali lancar.
1. Pastikan Asupan Cairan Cukup
Berikan ASI atau susu formula sesuai kebutuhan bayi, dan tambahkan air putih 30–60 ml per hari untuk membantu melancarkan pencernaan.
Kekurangan cairan dapat membuat tinja bayi mengeras dan sulit dikeluarkan.
2. Pilih Makanan Kaya Serat
Perbanyak buah dan sayur berserat tinggi seperti pisang, apel, pir, peach, brokoli, wortel, kacang polong, serta biji-bijian seperti oatmeal dan beras merah.
Serat membantu menambah volume feses dan memperlancar gerakan usus.
Makanan yang baik untuk bayi sembelit:
Buah: pisang, apel, pir, peach, plum
Sayuran: brokoli, wortel, kacang polong
Biji-bijian: oatmeal, beras merah
Lainnya: kacang hijau, ubi jalar
3. Pijat Perut dengan Lembut
Lakukan pijatan searah jarum jam di bagian perut bayi selama beberapa menit.
Pijatan lembut ini membantu merangsang gerakan usus dan mengurangi rasa tidak nyaman akibat kembung atau sulit buang air besar.
4. Ajak Bayi Bergerak
Gerakan sederhana seperti mengayuh kaki seperti bersepeda atau merangkak di lantai dapat membantu memperlancar pergerakan usus.
Aktivitas ringan membuat sistem pencernaan lebih aktif dan membantu feses keluar lebih mudah.
5. Mandikan dengan Air Hangat
Mandi air hangat membantu mengendurkan otot perut bayi dan menenangkan tubuhnya. Cara ini juga bisa membantu melancarkan buang air besar secara alami.
Tips Tambahan
Hindari MPASI yang terlalu kental atau padat. Selain itu, beri porsi sesuai usia bayi.
Jangan tunda berkonsultasi dengan dokter anak atau ahli gizi bila sembelit berlangsung lebih dari 3 hari.
Dengan langkah-langkah sederhana ini, sembelit pada bayi MPASI bisa diatasi tanpa harus panik.
Yang terpenting, perhatikan keseimbangan cairan dan asupan serat sejak awal masa MPASI agar sistem pencernaan bayi tetap sehat. (eln/naz)
Editor : Mizan Ahsani