Jawa Pos Radar Madiun - Bulan Ramadan menjadi momen istimewa bagi umat Muslim untuk menjalankan ibadah puasa.
Namun, bagi penderita diabetes, perubahan pola makan dan waktu istirahat memerlukan perhatian khusus agar kadar gula darah tetap stabil.
Meski demikian, diabetes bukan berarti menjadi penghalang untuk berpuasa. Dengan persiapan yang tepat serta pola hidup sehat, penderita diabetes tetap dapat menjalankan ibadah puasa secara aman.
Dilansir dari NU Online, berikut empat tips penting bagi penderita diabetes selama Ramadan.
1. Konsultasi ke Dokter Sebelum Puasa
Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah berkonsultasi dengan dokter.
Pemeriksaan ini bertujuan memastikan kondisi tubuh memungkinkan untuk berpuasa.
Dokter biasanya akan menyesuaikan dosis obat maupun jadwal konsumsi obat agar tetap aman selama Ramadan.
2. Rutin Memantau Kadar Gula Darah
Penderita diabetes dianjurkan memeriksa kadar gula darah secara berkala menggunakan alat pengukur mandiri di rumah.
Jika muncul gejala seperti pusing, keringat dingin, lemas, atau pandangan kabur, segera cek gula darah.
Puasa sebaiknya dihentikan apabila terjadi hipoglikemia demi menghindari risiko kesehatan yang lebih serius.
3. Tetap Aktif dengan Olahraga Ringan
Aktivitas fisik tetap penting selama Ramadan. Pilih olahraga ringan seperti berjalan santai yang dilakukan menjelang berbuka atau setelah salat tarawih agar tubuh tetap bugar tanpa menguras energi.
4. Jaga Kualitas Tidur dan Kelola Stres
Pola tidur yang cukup membantu menjaga kestabilan hormon dan kadar gula darah.
Selain itu, mengelola stres juga penting karena tekanan emosional dapat memicu lonjakan gula darah.
Penderita diabetes juga diimbau tetap disiplin mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter selama Ramadan.
Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, penderita diabetes tetap dapat menjalani puasa dengan nyaman sekaligus menjaga kesehatan tubuh sepanjang bulan suci.
Editor : Andi Chorniawan