Jawa Pos Radar Madiun - Memberikan nutrisi tambahan melalui susu formula memerlukan ketelitian ekstra dari orang tua.
Dokter spesialis anak konsultan, dr. Reza Fahlevi, Sp.A(K), menekankan bahwa orang tua wajib memahami kandungan utama produk sebelum memberikannya kepada buah hati.
"Orang tua sebaiknya tidak berhenti pada klaim di kemasan. Yang wajib dipahami justru komposisi produknya secara utuh. Dari situlah kita bisa melihat kualitas sumber nutrisi yang benar-benar dikonsumsi anak setiap hari,” ujar dr. Reza (8/4).
1. Perhatikan Urutan Bahan pada Komposisi
Hal pertama yang wajib diketahui adalah aturan daftar komposisi: Bahan yang tercantum di urutan awal menunjukkan bahan dengan jumlah terbanyak.
-
Susu Segar: Jika susu segar berada di urutan pertama, ini menandakan formula tersebut mengandung susu utuh tanpa melalui proses produksi yang terlalu panjang.
-
Sumber Nutrisi: Susu merupakan sumber energi, protein, kalsium, fosfor, dan mikronutrien penting untuk pertumbuhan anak.
2. Waspadai Gula Tersembunyi dan Perisa
Dr. Reza menyoroti beberapa bahan tambahan yang sering luput dari perhatian orang tua namun berdampak signifikan pada kesehatan:
-
Maltodextrin: Karbohidrat olahan yang sangat cepat dipecah tubuh menjadi gula. Waspadalah jika bahan ini muncul di urutan awal daftar komposisi.
-
Sirup Jagung: Sumber gula tambahan yang dapat meningkatkan asupan gula harian dan memengaruhi kebiasaan makan anak.
-
Vanilin: Bahan perisa untuk memperkuat rasa. Paparan rasa manis atau kuat sejak dini dapat membentuk preferensi rasa anak yang sulit diubah di masa depan.
"Bahan-bahan ini bukan nutrisi utama, namun paparan rasa manis sejak dini dapat memicu risiko kesehatan gigi (karies) dan masalah kesehatan jangka panjang," tegas dr Reza.
Baca Juga: Muncul Usai Diisukan Kritis, Khamenei Buka Suara soal Gencatan Senjata AS-Iran
3. Proses Produksi dan Keamanan Mutu
Selain kandungan bahan, mutu susu juga dipengaruhi oleh proses pengolahannya:
-
Pemanasan Berulang: Proses produksi yang terlalu panjang dengan pemanasan berulang dapat menurunkan kualitas nutrisi alami susu.
-
Penanganan & Penyimpanan: Faktor ini sangat menentukan keamanan produk hingga sampai ke tangan konsumen.
ASI Tetap yang Utama
Meskipun susu formula tersedia sebagai pilihan, dr. Reza mengingatkan bahwa Air Susu Ibu (ASI) tetap merupakan sumber gizi utama dan terbaik.
ASI mengandung antibodi dan komposisi nutrisi ideal yang paling mudah diserap oleh tubuh bayi.
Susu formula hanya menjadi pilihan lanjutan jika karena kondisi medis tertentu ASI tidak dapat diberikan secara penuh. Dalam kondisi ini, ketelitian membaca label menjadi kunci.
Memilih susu formula bukan soal merek terkenal atau harga mahal, melainkan tentang transparansi nutrisi. Dengan menjadi orang tua yang kritis dan teliti membaca label, kita membantu membentuk generasi yang lebih sehat dan terhindar dari risiko penyakit metabolik di masa depan. (naz)
Editor : Mizan Ahsani