Jawa Pos Radar Madiun - Cacar api sering kali tidak langsung dikenali. Penyakit ini bisa diawali dengan rasa nyeri di satu bagian tubuh, tanpa tanda yang jelas.
Sebagian orang merasakannya di dada, perut, atau area tertentu lainnya. Karena tidak disertai ruam di awal, kondisi ini kerap disalahartikan sebagai kelelahan atau gangguan biasa.
Selain nyeri, beberapa orang juga mengalami demam ringan. Namun yang paling membingungkan adalah lokasi rasa sakit yang tidak menyebar, melainkan terfokus di satu titik.
Inilah yang membuat banyak pasien tidak menyadari bahwa mereka sedang mengalami fase awal cacar api.
Lepuhan Muncul, Rasa Sakit Semakin Terasa
Tanda yang paling khas akhirnya muncul ketika kulit mulai menunjukkan lepuhan berisi cairan.
Menurut Dr. dr. Vito A. Damay, di fase ini pasien biasanya baru menyadari ada sesuatu yang tidak biasa.
“Ketika muncul mulai ada lepuhan-lepuhan isinya air. Baru ini beda, oh iya kok begini sakit sekali,” katanya.
Rasa sakit yang muncul tidak bisa dianggap ringan. Banyak pasien mengeluhkan nyeri hebat yang bahkan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Di masyarakat, cacar api juga dikenal dengan sebutan dompo atau herpes. Meski namanya berbeda, penyebabnya tetap sama, yaitu virus Varicella zoster yang kembali aktif.
Baca Juga: Cacar Air Bisa Kambuh Jadi Cacar Api? Dokter Ungkap Fakta Medisnya, Orang Dewasa Ternyata Berisiko
Pencegahan dan Hal yang Perlu Diperhatikan
Menjaga gaya hidup sehat menjadi langkah penting untuk mencegah penyakit ini. Olahraga rutin, menghindari obesitas, serta mengelola stres dapat membantu menjaga imunitas tetap stabil.
Selain itu, penting juga untuk mencegah penularan, terutama dari cairan lepuhan. Kontak langsung sebaiknya dihindari.
Dr. Vito juga mengingatkan agar berhati-hati saat menangani pakaian pasien.
Penggunaan sarung tangan serta mencuci dengan air panas dan detergen dapat membantu membunuh virus yang menempel.
Cacar api sering diawali dengan gejala yang tampak sepele, terutama nyeri di area tertentu. Namun seiring waktu, tanda khas seperti lepuhan akan muncul dan menegaskan diagnosis.
Mengenali gejala sejak awal bisa membantu penanganan lebih cepat dan mencegah rasa sakit yang lebih parah. (naz)
Editor : Mizan Ahsani