Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Sering Minum Obat Nyeri? Awas Ada Bahaya Tersembunyi yang Bisa Mengancam Ginjal Anda

Alfiah Sidiq • Sabtu, 2 Mei 2026 | 11:04 WIB
Penggunaan obat pereda nyeri berlebihan dapat memperparah sakit kepala.
Penggunaan obat pereda nyeri berlebihan dapat memperparah sakit kepala.

Jawa Pos Radar Madiun - Rasa sakit sering datang tiba-tiba. Kepala berdenyut, tubuh pegal, atau nyeri ringan yang mengganggu aktivitas.

Banyak orang memilih solusi instan: menelan obat pereda nyeri. Namun, di balik efek cepat yang dirasakan, tersembunyi risiko yang kerap diabaikan, terutama bagi kesehatan ginjal.

Risiko Serius di Balik Obat Pereda Nyeri

Penggunaan obat pereda nyeri secara berlebihan ternyata dapat berdampak langsung pada fungsi ginjal. Kebiasaan mengonsumsi obat ini tanpa pengawasan medis menjadi ancaman yang sering tidak disadari.

Menurut Dr Manan Doshi, kelompok obat yang paling sering menjadi penyebab masalah adalah Obat Antiinflamasi Nonsteroid (NSAID). Beberapa contoh yang umum digunakan antara lain:

Obat-obatan ini memang efektif meredakan nyeri, tetapi penggunaan yang tidak terkontrol dapat memicu gangguan serius.

Bagaimana Obat Ini Mempengaruhi Ginjal?

Secara mekanisme, NSAID bekerja dengan menghambat produksi Prostaglandin, yaitu senyawa yang membantu menjaga aliran darah ke ginjal tetap stabil.

Ketika zat ini ditekan:

Kondisi ini bahkan bisa terjadi dalam waktu singkat, terutama jika obat dikonsumsi secara berlebihan atau dalam jangka panjang.

Kombinasi Obat yang Berbahaya

Salah satu kondisi yang perlu diwaspadai adalah fenomena “triple whammy.” Ini terjadi saat seseorang menggabungkan beberapa jenis obat sekaligus, seperti:

Kombinasi ini dapat secara drastis menurunkan aliran darah ke ginjal, sehingga meningkatkan risiko kerusakan organ secara signifikan.

Baca Juga: Chery Omoda Facelift 2026 Resmi Mengaspal: Tampilan Futuristik, Kabin Semakin Premium

Kelompok yang Paling Rentan

Tidak semua orang memiliki risiko yang sama. Beberapa kelompok lebih rentan mengalami dampak buruk, antara lain:

Pada kondisi ini, penggunaan obat pereda nyeri tanpa kontrol bisa memperparah keadaan.

Cara Aman Menggunakan Obat Pereda Nyeri

Agar tetap aman, ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan:

“Nyeri yang berlangsung lebih dari 3–5 hari sebaiknya diperiksakan ke dokter, bukan diatasi dengan menambah dosis obat,” imbuh dia.

Obat pereda nyeri memang memberikan kelegaan cepat, tetapi penggunaan yang sembarangan bisa berdampak panjang. 

Ginjal, sebagai organ vital, membutuhkan perhatian ekstra—terutama dari kebiasaan yang tampak sepele.

Mengelola nyeri dengan bijak bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga investasi untuk kesehatan jangka panjang. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#risiko kesehatan #obat pereda nyeri #kesehatan ginjal