KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Harga sejumlah kebutuhan pokok kembali bergejolak. Di tengah tren penurunan harga minyak goreng, telur ayam justru naik harga. ‘’Mulai naik lima hari lalu,’’ kata Esti, salah seorang pedagang Pasar Besar Madiun (PBM), Minggu (21/8).
Dia menyebutkan, harga telur ayam saat ini mencapai Rp 30 ribu per kilogram. Padahal, sebelumnya hanya di kisaran Rp 21 ribu-Rp 23 ribu. ‘’Harga telur puyuh juga naik. Sekarang sekilonya Rp 32 ribu. Itu sudah termasuk tinggi,’’ ujarnya.
Tren kenaikan harga telur ayam, lanjut Esti, berdampak langsung pada penurunan omzet penjualan komoditas tersebut. Jika biasanya kiosnya mampu menjual tiga boks telur, kini paling banyak hanya dua kotak. ‘’Kenaikannya bertahap. Sehari naik Rp 1.000 sampai di harga sekarang ini,’’ tuturnya.
Kenaikan harga telur ayam juga dikeluhkan Sumarni, salah seorang warga yang memiliki usaha warung makan. Pasalnya, keuntungan yang diperoleh semakin menipis. ‘’Nggak berani naikkan harga jual (menu telur), takut pelanggan pada lari,’’ ucapnya. (mg4/c1/isd)
Editor : Hengky Ristanto